Rabu , 20 Februari 2019
Home / Metropolis / Kutuk Penindasan Terhadap Muslim Uighur

Kutuk Penindasan Terhadap Muslim Uighur

WAHYU/RB
KUTUK: Gabungan umat muslim berbagai elemen menggelar aksi damai di kawasan Simpang Lima mengutuk tindakan Pemerintah RRC terkait penindasan etnis muslim Uighur.

BENGKULU – Puluhan umat muslim dari berbagai elemen dan ormas Islam menggelar aksi solidaritas damai unjuk rasa di depan Simpang Lima Ratu Samban kemarin (23/12). Mereka memprotes China terkait penindasan etnis muslim Uighur di Xinjiang.

Rombongan masa sebelum melakukan aksi damai melakukan doa di Masjid Jamik, kemudian setelah itu melakukan longmarch menuju kawasan Simpang Lima. Selain berorasi, massa Aksi Bela Muslim Uighur ini juga menyampaikan aspirasi dengan membentangkan bendera tauhid sepanjang 6 meter serta membawa sejumlah spanduk dan karton bertuliskan save muslim, kami siap mati bela saudara muslim, selamatkan mereka dari penindasan.

“Kita mengecam pemerintah China untuk segera menghentikan kekerasan terhadap umat muslim Uighur karena bertentangan dengan hak asasi manusia. Kami umat muslim akan selalu membela ketika saudara kami ditindas,” kata Korlap Muhammad Nur Iman dalam orasinya.

Selain itu Iman juga meminta agar seluruh umat muslim dunia untuk bersatu melawan aksi bentuk penindasan dan kekerasan dalam bentuk apapun terhadap umat muslim di manapun. “Kita juga berharap agar pemerintah Indonesia menyikapi hal ini dan harus bersikap tegas atas nama HAM dan konstitusi yang menghormati hak kemerdekaan menjalankan agama,” tukasnya.

Aksi yang berdamai selama satu jam ini, dijaga ketat aparat kepolisian. Setelah lama berorasi akhirnya massa pun membubarkan diri.(new)

Berita Lainnya

Lubang Jalan Halmahera Semakin Dalam

BENGKULU – Semakin hari, kerusakan jalan Halmahera Kelurahan Surabaya semakin mengkhawatirkan. Sejauh ini belum ada ...

error: Content is protected !!