Rabu , 22 Mei 2019
Home / Daerah / Curup Pos / Narkoba Beredar di Lapas Curup

Narkoba Beredar di Lapas Curup

CURUP – Meskipun pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup Kabupaten Rejang Lebong (RL) mengklaim sudah sangat ketat melakukan pengawasan, namun tetap saja narkoba masih bisa beredar. Terbuki informasi terbaru, Rabu (19/12) siang lalu dua orang napi diamankan petugas lapas ke Polres RL lantaran diduga terlibat kasus kepemilikan narkoba jenis sabu.

Dari informasi yang didapatkan RB, tertangkapnya kedua napi tersebut, masing-masing Ri napi narkoba dan Ti napi pidana umum (Pidum), berawal dari kecurigaan petugas lapas terhadap Ri. Dimana Rabu siang, Ri terlihat mencurigakan, sehingga dilakukan penggeledahan di tubuhnya. Awalnya Ri tidak mau mengaku dan sempat akan menelan plastik bening berisikan narkoba saat digeledah.

Karena apes, narkoba tersebut tidak mampu ditelan dan dimuntahkan oleh Ri, sehingga langsung diamankan petugas lapas. Setelah diinterogasi, Ri baru mengakui kalau memang baru saja mengambil narkoba tersebut di salah satu titik lingkungan lapas. Ri juga mengaku kalau uang untuk membeli narkoba, hasil patungan bersama napi lainnya yaitu Ti Napi kasus Pidum.

Kepala Lapas Kelas IIA Curup H. A. Faedhoni, SH, MH kepada RB mengakui adanya penangkapan tersebut. Keduanya saat ini sudah diproses oleh Sat resnarkoba Polres RL. ‘’Benar, kedua napi tersebut prosesnya sudah kita serahkan ke Sat Resnarkoba Polres Rejang Lebong,’’ terang Faedhoni.

Terkait narkoba ‘masih bisa’ beredar di lingkungan Lapas Curup, Faedhoni tidak bisa berkomentar banyak. Namun hal tersebut masih mereka cari dan selidiki bagaimana ada narkoba di dalam lapas, bahkan diperjualbelikan. Begitu juga masalah masih bisa dan adanya alat komunikasi handphone yang dimiliki napi, juga mereka selidiki.

‘’Kita juga tidak bisa memaksa siapapun untuk untuk mengaku bagaimana ini bisa terjadi. Tapi kita pastikan, kalau memang masih ada jajaran kita (lapas, red) yang terlibat, akan diberikan tindakan tegas. Karena kita tidak main-main dalam menindak petugas nakal dan sudah ada contohnya yang ditindak tegas,’’ imbuh Faedhoni.

Sementara itu, Kapolres RL AKBP Jeki Rahmat Mustika, S.IK melalui Kasat Narkoba Iptu Sampson S. Hutapea, S.IK kepada RB mengatakan, kedua napi sudah ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya masih dalam proses pemeriksaan, untuk mendalami terkait kepemilikan narkoba jenis sabu tersebut.

Diungkapkan Sampson, tersangka Ri yang merupakan napi narkoba mengaku membeli paket kecil sabu tersebut melalui handphone. Dengan sistem diberikan peta untuk menemukan narkoba yang dibeli. Narkoba diambil dari lingkungan Lapas Kelas IIA Curup. Sedangkan uangnya patungan bersama tersangka Pi. ‘’Pengakuannya dengan sistem peta dan soal kemungkinan adanya orang dalam (Pegawai Lapas, red) yang terlibat, ini masih kita dalami,’’ singkat Sampson.(dtk)

Berita Lainnya

Bupati Minta Tuntaskan Temuan

CURUP – Meskipun Kabupaten Rejang Lebong (RL) sudah berhasil mendapatkan raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian ...

error: Content is protected !!