Sabtu , 23 Februari 2019
Home / Metropolis / Cuaca Ekstrem 1 Warung dan 1 Mobil Tertimpa Pohon

Cuaca Ekstrem 1 Warung dan 1 Mobil Tertimpa Pohon

TERTIMPA: Angin kencang yang melanda Kota Bengkulu kemarin menyebabkan sejumlah pohon bertumbangan. Bahkan, pohon yang tumbang juga menimpa mobil dan warung.

BENGKULU – Cuaca ekstrem berubah angin kencang menerpa Kota Bengkulu kemarin (25/12) sore mulai pukul 16.00 WIB. Angin kencang tersebut berlangsung hingga malam hari. Dari pantauan RB, angin badai sempat membuat roboh 3 pohon. Terparah terjadi di jalan Pariwisata Pantai Panjang, ada 2 pohon yang tumbang. Satu pohon jenis cemara tumbang di Pantai Panjang dekat sport center menimpa 1 buah mobil Daihatsu Ayla yang sedang parkir. Satu pohon lagi tumbang di pasir putih menimpa warung pedagang sekitar.

Beruntung tidak ada korban jiwa. Namun pemilik mobil Ayla, Anita Cheria (33) warga Jalan Pratu Aidit nomor 35 RT 6 RW 2 mengalami kerugian materil sebesar Rp 5.000.000 karena bagian atas mobilnya penyok. Sementara pemilik warung yang tertimpa pohon, Yusnaini (48) warga Jalan Danau Kelurahan Jembatan Kecil mengalami kerugian sekitar Rp 3 juta.

“Beruntung pedagang yang warungnya tertimpa pohon itu sedang tidak berada di dalam,” ujar salah satu pedagang di pantai, Sofian (44) menginformasikan kepada RB.

Sofian juga sempat membantu evakuasi pohon di Pasir Putih dan di Pantai Panjang. Dikatakannya bahwa pemilik mobil saat kejadian sedang tidak ada di dalam mobil. “Saya dengar ceritanya dia sedang memarkirkan kendaraannya di bawah pohon cemara dengan tujuan hendak berjualan di sana. Belum lama keluar dari mobil, pohon itu roboh, memang saat itu angin sangat kencang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG), Provinsi Bengkulu, Kukuh Rubudianto menginformasikan pohon tumbang juga terjadi di Lingkar Barat dekat kampus Universitas Terbuka (UT). “Kalau laporan yang saya terima lokasi terparah ya di kawasan Pantai Panjang itu karena ada mobil dan warung yang jadi korban. Tapi tadi sore pas sepanjang perjalanan, di Lingkar Barat juga ada pohon yang tumbang dekat UT. Tapi tidak ada korban jiwa dan tidak begitu mengganggu lalu lintas karena cepat dievakuasi,” sampainya.

Dikatakannya, cuaca ekstrem itu memang sudah diprediksi bakal terjadi di wilayah Kota Bengkulu tanggal 25 Desember 2018 walaupun sedikit meleset karena yang diprediksi BMKG angin badai mulai terjadi pukul 19.30 WIB ternyata mulai lebih awal dan berakhir lebih cepat. BMKG memprediksi angin badai sampai pukul 22.00 WIB.

“Berpotensi terjadi hujan dengan intensitas lebat disertai petir/kilat dan angin kencang sesaat, diwilayah Kota Bengkulu yakni Muara Bangkahulu, Teluk Segara, Ratu Samban, Sungai Serut, Ratu Agung, Singaran Pati, Gading Cempaka, Selebar, Kampung Melayu. Juga terjadi di Kabupaten Seluma yakni mulai Kecamatan Sukaraja, Lubuk Sandi, Sukaraja, Air Periukan, Seluma Barat, Seluma Utara, Seluma, Seluma Selatan, Seluma Timur, ilir Talo, Talo. Kemudian Bengkulu Selatan Manna, Bunga Mas, Kedurang ilir, Kota Manna, Seginim, Pino, Kedurang,Air Nipis, Ulu Manna,” terang Kukuh.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu, Selupati mengatakan berdasarkan pantauannya dan laporan yang ia terim dari petugas di lapangan kejadian pohon tumbang hanya terjadi di wilayah Pantai Panjang dan Lingkar Barat. “Saya masih pantau dan menunggu laporan sari petugas yang masih di lapangan. Sementara ini infonya pohon tumbang di Pantai Panjang tapi Alahmdulillah tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Pohon yang tumbang itu sudah dievakuasi,” demikian Selupati.(tew)

Berita Lainnya

Minim Tempat Penampungan Sampah

BENGKULU – Penumpukan sampah liar di Kota Bengkulu sangat sulit diatasi. Beberapa median jalan, terlihat ...