Senin , 27 Mei 2019
Home / Daerah / Kaur / DD Desa Geramat Tahap Ketiga Tidak Cair

DD Desa Geramat Tahap Ketiga Tidak Cair

KOTA BINTUHAN – Dari 192 desa di Kaur, hingga batas akhir pencairan DD tahap ketiga tanggal 21 Desember 2016 lalu hanya Desa Geramat, Kecamatan Kinal belum mengajukan pencairan dan menyampaikan SPj penggunaan DD tahap pertama dan kedua tahun 2018. Hampir setiap tahun Desa Geramat selalu terlambat mengajukan dan mencairkan DD.

Kali ini DD Geramat tidak bakal terealisasi 100 persen. Karena tidak ada pengajuan yang disampaikan Kades Geramat Edi Sarsan. Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinas PMD Kaur, Satria bersama tim sudah turun ke Geramat terkait lambannya pengajuan DD desa tersebut. Sayang tidak bisa bertemu dengan kades dan menurut warga sudah lama Kades Geramat tidak terlihat.

“Kadesnya tidak ada saat kita turun ke Geramat. Dari keterangan perangkat lainnya, SPj juga belum tuntas. Makanya tidak bisa kita cairkan DD tahap ketiganya dan akan kita silpakan,” kata Satria.

Satria tidak mengerti kenapa perangkat desa tidak mengajukan DD tahap ketiga. Sementara DD tahap pertama dan kedua sudah direalisasikan. Sampai kini dia belum berkomunikasi dengan kades. Terkait urusan pribadi, dia berharap kegiatan DD bisa tuntas.

Soal dana DD tahap pertama yang sudah direalisasikan, Satria mengaku tetap harus dipertanggungjawabkan. Dengan menunjukkan bukti fisik pembangunan beserta SPj kegiatan dana desa tahap pertama dan kedua tahun 2018.

Untuk diketahui DD Desa Geramat tahun 2018 sebesar Rp 675 juta lebih dan sudah dicairkan sebesar 60 persen dari anggaran DD  atau sebesar Rp 405 juta lebih. Sementara tahap ketiga masih ada Rp 270 juta yang tidak dicairkan.

“Pertanggungjawaban DD tahap pertama dan kedua harus ada. Akan kita cek ke lapangan, ke depan akan kita surati kades dan kecamatan untuk laporan penggunaan DD tahap pertama dan kedua di Desa Geramat,” pungkas Satria.(cik)

Berita Lainnya

Rastra, Terakhir Untuk Bulan Mei

KOTA BINTUHAN –Bulan Mei ini adalah jatah Rastra (beras sejahtera) terakhir terhadap warga miskin di ...

error: Content is protected !!