Rabu , 11 Desember 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Dua Tersangka Curas Dilumpuhkan

Dua Tersangka Curas Dilumpuhkan

ARIE/RB
DILUMPUHKAN: Dua tersangka curas berhasil dilumpuhkan anggota Polres Kepahiang, Senin (24/12) dini hari.

KEPAHIANG – Dua bandit spesialis pencurian dengan kekerasan (curas) yakni RY (23) dan PA (19) terpaksa dilumpuhkan Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Kepahiang dengan timah panas. Kejadian ini pada Senin (24/12) dini hari lalu Dusun Kepahiang, Kecamatan Kepahiang. Keduanya berusaha kabur saat akan ditangkap.

Kedua tersangka ini merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) dari Polres Kepahiang, karena kerap meresahkan warga atas aksi curas yang dilakukannya. Bahkan baru-baru ini aparat sempat menerima laporan dari warga atas kasus curas yang setelah dilakukan penyelidikan diketahui dilakukan oleh kedua tersangka.

Penangkapan kedua tersangka bermula saat polisi yang kebetulan tengah berpatroli melihat kedua tersangka melintas di jalan tepatnya di depan kantor bupati Kepahiang dengan mengendarai sepeda motor. Melihat kedua tersangka, polisi pun langsung melakukan pengejaran. Mengetahui bahwa mereka dikejar, kedua tersangka melaju kencang ke arah Dusun Kepahiang.

Polisi yang mengejar melepaskan tembakan peringatan, namun kedua tersangka tetap mencoba kabur dari kejaran. Polisi akhirnya terpaksa menghentikan paksa kedua tersangka dengan memepet kendaraan tersangka dan menembak kaki kedua tersangka.

“Keduanya ini sudah kami cari sejak lama. Terakhir keduanya melakukan aksi curas di Kelurahan Padang Lekat terhadap korban Hendro (17), Minggu (23/12) sore. Saat penangkapan, kedua tersangka sempat ingin kabur dan terpaksa kita tembak kakinya,” jelas Kapolres Kepahiang AKBP Pahala Simanjuntak, SH, S.IK melalui Kasat Reskrim AKP Yusiady, S.IK.

Diketahui bahwa kedua tersangka sempat melakukan aksi curas terhadap korban Hendro, ketika korban sedang beristirahat setelah melakukan kegiatan pemotretan. Saat itu dua tersangka datang mendekati korban dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vega R. Kedua tersangka meminta secara paksa kamera yang dipegang korban dengan todongan sebilah pisau dan seorang tersangka lainnya memegang batang kayu.

Korban semula tidak mau menyerahkan kameranya, sehingga tersangka membacok tangan korban dan merampas kamera yang dipegang korban. Tak hanya itu, kedua tersangka bahkan merampas helm milik korban yang berada di atas motor. Atas peristiwa yang dialaminya, korban melaporkan kejadian tersebut ke SPK Polres Kepahiang. “RY  merupakan residivis yang pernah ditangkap pada tahun 2013, karena terlibat kasus pembunuhan,” jelasnya.(sly)

Berita Lainnya

Gelar Pameran Pembangunan

KEPAHIANG –  Selain menggelar hiburan rakyat dan tabligh akbar, HUT Kepahiang ke-16 yang jatuh pada ...

error: Content is protected !!