Rabu , 19 Juni 2019
Home / Daerah / Lebong / Kejari Nunggak 2 Kasus Korupsi

Kejari Nunggak 2 Kasus Korupsi

PELABAI – Dua tunggakan kasus dugaan korupsi yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebong sejak 2017, hingga kemarin (25/12) belum ada tanda-tanda bakal rampung. Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) belum juga menetapkan tersangka. Yakni kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) Air Kopras, Kecamatan Pinang Belapis tahun 2016 senilai Rp 618,8 juta.  Satu lagi, kasus dugaan korupsi pembuatan naskah soal ujian di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lebong tahun 2017 senilai Rp 397 juta.

‘’Pak Kajari (kepala kejaksaan negeri, red) pernah menyampaikan pernyataan secara terbuka di media bakal menuntaskan kedua kasus itu tahun ini, kami harap dapat dibuktikan,’’ ujar tokoh masyarakat Lebong, Rozi Antoni.

Jika untuk menuntaskan perkara tunggakan saja tidak tuntas 1 tahun, dikhawatirkan Kejari Lebong tidak mampu mengungkap kasus korupsi baru. Bukan tanpa alasan, sejak 4 tahun terakhir Kejari Lebong nihil tangani kasus korupsi kelas kakap. Penuntasan kasus korupsi hanya sebatas penyalahgunaan Dana Desa (DD). ‘’Kalau seperti ini terus, ada baiknya penanganan korupsi di Lebong KPK (komisi pemberantasan korupsi, red) saja yang ambil alih,’’ tutur Rozi.

Sementara Kajari Lebong, Endang Sudarma, SH, MH melalui Kasi Pidsus Yogi Sudharsono, SH dikonformasi RB mengaku masih menunggu audit kerugian dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Bengkulu. Begitu hasil audit kerugian diterima, segera pihaknya menetapkan tersangka di dua kasus dugaan korupsi berbeda itu. ‘’Perlu diketahui, proses audit di BPKP itu butuh waktu. Bahkan kami harus antre,’’ tandas Yogi.(sca)

Berita Lainnya

Usulan CPNS Lebong Kangkangi SE Menpan

PELABAI – Hingga Selasa (18/6), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lebong ...

error: Content is protected !!