Jumat , 22 Maret 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Baru 4 Hari Operasi Pasar

Baru 4 Hari Operasi Pasar

SHANDY/RB
LANGKA: Gas elpiji 3 kilogram kembali mengalami kelangkaan di wilayah Arga Makmur. Tampak operasi pasar elpiji 3 kg yang digelar beberapa hari lalu.

ARGA MAKMUR – Peredaran gas elpiji 3 kilogram (kg) di wilayah Bengkulu Utara (BU) terutama Kota Arga Makmur kembali langka. Ada indikasi terjadinya penimbunan gas melon tersebut untuk menaikkan harga menjelang perayaan tahun baru.

Sejak dua hari ini stok elpiji 3 kg di wilayah Kota Arga Makmur kosong terutama di warung-warung dan pangkalan. Sejumlah warung mengaku tidak mendapatkan pasokan dari agen sehingga tidak bisa menjual elpiji. Kalaupun pasokan tersedia, jumlah yang bisa mereka ambil juga jauh berkurang dan tidak bisa membeli sesuai keinginan pedagang. “Kalaupun ada, kami ditentukan oleh agen. Terkadang hanya mendapat 5 atau 10 tabung,” kata Parida pemilik warung di Desa Rama Agung.

Dugaan adanya penimbunan karena tanggal 19-22 Desember lalu Dinas Perdagangan melakukan Operasi Pasar (OP) di wilayah Kota Arga Makmur dan Arma Jaya. Sebanyak 2.760 tabung elpiji 3 kg dijual murah oleh Pertamina langung pada masyarakat. Seharusnya stok di agen-agen tidak berkurang atau habis lantaran masyarakat sudah membeli langsung saat OP.

Kadis Perdagangan BU, Zulkarnain, SH, MH mengaku akan mengecek stok dan pengiriman di tiap pangkalan. Bahkan tak menutup kemungkinan akan melakukan sidak ke gudang-gudang agen dan pangkalan memastikan apakah memang stok elpiji tersebut habis.

“Kita akan cek penyaluran dan stok di agen. Kalau memang habis, data penyalurannya kemana saja. Jangan sampai stok untuk satu kecamatan dialihkan ke kecamatan lain,” kata Zulkarnain.

Sementara itu, Kapolres BU AKBP. Ariefaldi WN, SH, S.IK, MM melalui Kasat Reskrim AKP. M Jufri, S.IK memastikan akan mengumpulkan data terkait elpiji 3 kg tersebut. Ia memastikan akan menindak sesuai hukum jika memang ditemukan penimbunan. “Gas elpiji ini salah satu kebutuhan pokok masyarakat,” ujarnya.(qia)

 

Berita Lainnya

Petani Belum Tertarik Asuransi Tanaman Padi

ARGA MAKMUR – Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan (TPHP) BU mengumpulkan seluruh penyuluh pertanian ...