Rabu , 24 April 2019
Home / Metropolis / Korban Kebakaran PTM Dapat Keringanan Angsuran

Korban Kebakaran PTM Dapat Keringanan Angsuran

WAHYU/RB
DISKUSI: Usai hearing bersama, Anggota Komisi III DPRD bersama Kepala Bank Indonesia Endang Kurnia Saputra dan Kepala OJK Provinsi Bengkulu Yan Syafri terlihat serius berdiskusi.

BENGKULU – Komisi III DPRD Kota Bengkulu kemarin (26/12) melakukan hearing (dengar pendapat) dengan Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu, membahas masalah pedagang Pasar Tradisional Modern (PTM) Pasar Minggu yang menjadi korban kebakaran. Yakni agar diberi keringanan dalam pengembalian pinjaman di Perbankan.

Hearing yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kota Sudisman, beranggotakan Suimi Fales, Rena Anggraini, dan Ronny L Tobing itu, menyampaikan  hasil sidak yang dilakukan dewan beberapa waktu lalu terkait juga rasa kemanusian dari para pedagang korban kebakaran.

“Dari pertemuan kita tadi, alhamdulillah mendapat respon yang baik bahwa pedagang diberikan kelonggaran waktu terhadap pembayaran tersebut.  Namun pihak Bank BI bersama OJK juga nantinya akan melakukan pertemuan terhadap pihak Bank dan pedagang yang korban kebakaran yang meminjam Bank,” kata Sudisman.

Ditambahkan Sudisman, dari pertemuan itupun juga mendapat win-win solution yang terbaik serta titik temu yang baik terhadap sejumlah pedagang korban kebakaran PTM tersebut. “Setelah dari pertemuan ini, besok (hari ini) kita kembali melanjutkan pertemuan dengan perwakilan pedagang PTM, pengembang PTM serta sejumlah pihak terkait pemkot. Agar masalah ini tidak dibiarkan berlarut-larut,” bebernya.

Lanjut Sudisman, semua masalah itu juga harus dituntaskan pemkot. Mengingat hal itu sangat berkaitan semuanya. Apalagi ada ratusan pedagang berkaitan dengan nasibnya pasca menjadi korban kebakaran itu. “Meskipun pemkot menjanjikan ada tempat sementara bagi mereka berjualan, namun hal itu bukan menjadi jaminan mereka sepenuhnya dalam mencari kebutuhan seperti sebelumnya,” pungkasnya.

Sementara usai hearing, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu, Endang Kurnia Saputra mengatakan, tindaklanjut dari pertemuan bersama dewan ini, Bank Indonesia bersama OJK akan memanggil bank yang memberikan pinjaman kredit atau pembiayaan terhadap pedagang korban kebakaran tersebut.

“Dan izin kan kami juga memetakan sejumlah pedagang itu. Sebab tidak semua pedagang mengalami nasib yang sama. Nanti akan kita cek betul apakah betul-betul pedagang yang memiliki kredit atau pembiayaan di bank hartanya itu habis betul. Tentunya tidak semua pedagang pemberlakuannya sama, karena kita juga ada ketentuan,” jelas Endang Kurnia Saputra.(new)

Berita Lainnya

Penetapan 1 Ramadan, Kemenag Tunggu Rukyatul Hilal

BENGKULU– Muhamadiyah sudah menetapkan jika 1 Ramadhan 1440 Hijriah bertepatan dengan 6 Mei 2019. Namun ...

error: Content is protected !!