Kamis , 27 Juni 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Nelayan Diminta Hindari Konflik

Nelayan Diminta Hindari Konflik

PERI/RB
SOSIALISASI: Jelang Pemilu 2019, nelayan ikut menjadi sasaran sosialisasi guna memastikan Pemilu kondusif.

MUKOMUKO – Ratusan nelayan yang bermukim di Kabupaten Mukomuko datangi sejumlah tim gabungan dari Kabupaten Mukomuko. Nelayan diingatkan supaya sama-sama menjaga situasi dan kondisi jelang Pemilu 2019.

Tim tersebut terdiri dari Satuan Polisi Air (Polair), Satuan Reserse dan Kriminal (Reserse) Polres Mukomuko, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Mukomuko, serta TNI Angkatan Laut (AL) Pos Mukomuko.

Bukan hanya nelayan di Kota Mukomuko, tapi nelayan di Kecamatan Teramang Jaya, Ipuh dan XIV Koto serta para nelayan di Kecamatan Air Rami ikut dalam acara itu. Ini dibenarkan Kepala DKP Mukomuko, Eddy Aprianto, SP, M.Si dan didampingi Sekretaris Dinas, Rachmad Hidayat, S.Pi, kemarin (26/12).

‘’Jadi sosialisasi tidak hanya di laut, juga di darat dengan cara mendatangi titik-titik nelayan yang ada di Kabupaten Mukomuko. Ini merupakan bagian dari kegiatan Operasi Ilegal Fishing (IF),” jelas Rachmad.

Dijelaskan, nelayan diimbau untuk bersama-sama menjaga dan mencegah terjadi konflik sosial. Khususnya konflik antar nelayan. Nelayan juga diimbau kalau ada sesuatu, dan potensi masalah, agar melapor terlebih dulu dengan DKP atau instansi terkait lainnya.

‘’Pembinaan juga dilakukan mengingat situasi menjelang Pemilu serentak tahaun 2019, untuk menjaga situasi dan kondisi (sitkond) tetap aman dan kondusif,” jelasnya.

Makanya kata Rachmad, saat pelaksanaan operasi di laut pihaknya menemukan ada beberapa nelayan khususnya para nelayan yang menggunakan kapal. Ini tentu pelanggaran batas wilayah melaut, sebagaimana yang tertuang dalam kesepakatan adat.

“Saat operasi di laut mulai dari Mukomuko sampai Ipuh, mana saja kapal yang langgar batas wilayah yang sudah disepakati untuk dapat dipatuhi. Nelayan juga jika ada sesuatu, tolong laporkan ke DKP untuk ditindaklajuti,” demikian Rachmad.(hue)

Berita Lainnya

Dinkes Akan Bangun Gedung Kedaruratan

MUKOMUKO – Dana Rp 1,3 miliar dikucurkan untuk membangun gedung sentral informasi penanganan kedaruratan. Dananya ...

error: Content is protected !!