Senin , 25 Maret 2019
Home / Metropolis / Pemkot “Boikot” Pesta Tahun Baru

Pemkot “Boikot” Pesta Tahun Baru

Kominfo/RB
PERTEMUAN: Wawali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, SE, MM menggelar pertemuan bersama tokoh agama terkait mengajak tahun baru dalam kegiatan positif memakmurkan rumah ibadah.

BENGKULU – Menindaklanjuti surat imbauan Walikota Bengkulu tentang Malam Pergantian Tahun Baru, Wakil Walikota (Wawali), Dedy Wahyudi, SE, MM kemarin (26/12) siang, mengumpulkan FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama) Kota Bengkulu di Kantor Kesbangpolinmas Kota Bengkulu.

Dalam pertemuan itu Wawali Dedy mengajak sejumlah tokoh agama yang hadir untuk “memboikot” tahun baru identik dengan hura-hura atau pesta pora. Ia mengajak agar pergantian tahun itu diisi dengan cara kegiatan positif memakmurkan rumah ibadah.

“Saya minta dan mengajak warga Kota Bengkulu untuk melaksanakan imbauan Walikota dengan memakmurkan mesjid pada malam pergantian tahun. Sebab tsunami di Banten menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Apakah kita tetap nekat merayakan tahun baru di pantai dengan hura-hura dan maksiat?” terang Wawali di hadapan tokoh agama Islam, Kristen, Hindu, Budha dan Konghucu kemarin.

Sebelumnya Dedy memohon maaf bila acara rapat yang dihadiri para tokoh agama termasuk MUI, IKMI, DMI, dan Kepala Kemenag Kota Bengkulu terbilang dadakan. “Maaf saya mengundang hanya melalui WhatsApp. Dan terimakasih semuanya hadir. Karena menurut saya ini mendesak dan urgen. Sudah cukup kejadian di Palu, Lombok dan Banten menjadi pelajaran bagi kita,” kata Dedy.

Adapun hasil rapat FKUB yang dipimpin Wawali tersebut, adalah pertama menyerukan seluruh warga untuk melaksanakan imbauan walikota agar malam pergantian Tahun Baru diisi dengan cara memakmurkan seluruh rumah ibadah, mulai dari mesjid, gereja, vihara, pura dan klenteng.

Lalu kedua, MUI, IKMI dan Kemenag Kota membuat surat imbauan kepada seluruh Khatib Jumat agar menyampaikan kepada umat untuk mengisi malam pergantian tahun dengan cara berzikir dan berdoa di mesjid masing-masing. Sedangkan ketiga, khusus ASN Pemda Kota Bengkulu dihimbau agar menghadiri doa, zikir dan ibadah bersama pada malam pergantian tahun di Mesjid Akbar At Taqwa.

Dan keempat, menginstruksikan kepada Lurah dan Camat untuk mengajak masyrakat agar memenuhi mesjid di lingkungan masing-masing pada malam pergantian Tahun Baru. Selanjutnya kelima, pada malam pergantian tahun baru Walikota, Wawali, Sekda dan FKPD akan mengunjungi “masjid” untuk memastikan kegiatan ibadah terlaksana sesuai dengan Himbauan Walikota tersebut.(new)

Berita Lainnya

Disindir Lewat Foto, Gubernur Janjikan Pembangunan Jalan Dilakukan Tahun Ini

BENGKULU– Beredarnya foto dua orang warga yang tengah berpose menggunakan alat menyelam di jalan yang ...