Jumat , 21 Juni 2019
Home / Daerah / Lebong / PGE Penyumbang Kerusakan Jalan

PGE Penyumbang Kerusakan Jalan

RIMBO PENGADANG – Keberadaan PT. Pertamina Geothermal Energy (PGE) Proyek Hulu Lais, Lebong Selatan, diduga belum sama sekali memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Lebong. Bahkan sebagian warga mengklaim keberadaan PGE justru berdampak negatif terhadap kelangsungan lingkungan.

Selain pernah menjadi terduga pemicu bencana longsor, PGE juga diklaim sebagai menyumbang terbesar atas kerusakan jalan utama Lebong-Rejang Lebong. Itu semua tidak lepas akibat jalan yang dilintasi truk-truk raksasa milik PGE. Konstruksi jalan di lintas Tes-Curup tidak layak dilewati truk bermuatan di atas 20 ton.

‘’Bahkan dengan lebar jalan yang hanya lima meter, jelas bukan diperuntukan bagi truk raksasa sekelas truk kontainer yang umumnya digunakan mengangkut peralatan milik PGE,’’ kata Fauzi Rahman (32), aktivis pemerhati lingkungan Kabupaten Lebong.

Lantaran masih dipaksakan, tak jarang aktivitas truk pengangkut barang PGE yang wara-wiri di lintasan Lebong-Rejang Lebong kerap menimbulkan masalah. Selain menimbulkan kemacetan, beberapa kali truk PGE terguling dan melintang di badan jalan. Pengendara lain yang melintas juga terganggu karena ukuran truk PGE yang nyaris melahab habis badan jalan.

Keberadaan truk-truk besar, khususnya milik PGE juga diketahui tidak memberikan kontribusi bagi Kabupaten Lebong. Contohnya di sepanjang lintas lintas Curup-Muara Aman, hanya ada 1 pos retibusi terminal milik Kabupaten Lebong yang posisinya berada di Dusun Kampung Muara Aman, Kecamatan Amen. Otomatis truk barang milik PGE yang datang dari arah Rejang Lebong yang tidak sampai ke Kecamatan Amen, bebas dari pungutan retribusi.

‘’Setahu saya belum ada kontribusi truk-truk perusahaan yang menggunakan jalur Tes-Curup terhadap PAD (pendapatan asli daerah, red) Lebong. Soalnya tidak ada pos retribusi di sana (pelintasan Tes-Curup, red),’’ tegas Kabid Pendapatan, Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Lebong, Rudi Hartono, SE.(sca)

Berita Lainnya

Kepala BKD Berhenti

PELABAI – Kekosongan kursi jabatan eselon II setingkat kepala dinas di jajaran Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) ...

error: Content is protected !!