Jumat , 22 Maret 2019
Home / Daerah / Seluma / Akui Catut Nama Inspektorat

Akui Catut Nama Inspektorat

Yayan/RB
DIPERIKSA: Tim Penyidik Tipikor Polres Seluma melakukan pemeriksaan kedua kalinya Kades Talang Rami dan perangkatnya, kemarin (27/12).

SELUMA – Akhirnya didapati kejelasan bahwa uang Rp 32 juta dari Dana Desa (DD) Desa Talang Rami yang disebutkan untuk menyuap Inspektorat Seluma, hanya akal-akalan sang kepala desa. Sebagaimana diakui Kades Talang Rami, Kecamatan Seluma Utara, Nasirman saat menjalani pemeriksaan Tim Penyidik Tipikor Sat Reskrim Polres Seluma, kemarin (27/12).

Nasirman mengakui uang yang dia minta dari bendahara bukan untuk menyuap Inspektorat melainkan dipakai untuk kepentingan pribadi. Dia sengaja mencatut nama Inspektorat Seluma. ‘’Saya hanya catut nama Inspektorat untuk mendapatkan uang. Dengan demikian anak buah saya yakin dan mau memberikan uang tersebut,’’ ujar Nasirman ditemui RB usai menjalani pemeriksaan.

Dijelaskan Nasirman, dirinya sengaja menulis dalam kwitansi penyerahan uang tersebut nama Inspektorat Seluma karena Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) tidak mau menyerahkan uang jika tidak di tulis jelas kegunaannya. ‘’Ketika saya sebutrkan Inspektorat Seluma sebagai penerima uang tersebut, Ketua TPK langsung percaya dan memberikan uang,’’ ujarnya.

Atas perbuatannya tersebut, dirinya akan bertanggung jawab penuh. Siap mengikuti proses hukum sebagai konsekuensi atas penyelewengan dana desa serta pencatutan institusi Inspektorat Seluma.

‘’Saya sadar perbuatan saya ini salah. Oleh karena itu saya siap untuk mempertanggungjawabkannya, baik di muka hukum maupun Inspektorat Seluma,’’ katanya.

Ketika ditanya apakah pengakuannya tersebut dibuat-buat karena sudah ada tekanan, Nasirman menyangkal. Ditegaskannya pengakuannya tersebut murni dari dirinya tanpa ada intimidasi dari pihak manapun.

“Tidak pak, saya sadar perbuatan saya ini salah. Oleh karena itu saya akui semua, kalau itu hanya akal-akalan saya saja. Bukan karena ada tekanan atau intimidasi,’’ sampainya.

Sementara itu, Kapolres Seluma AKBP. I Nyoman Merthadana, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP. Rizka Fadhilah, SH, S.Ik mengatakan walaupun kades telah mengakui perbuatan tersebut, pihaknya masih akan memeriksa tim auditor yang melakukan audit penggunaan DD Talang Rami. ‘’Dengan pengakuan kades seperti ini memang sudah ada titik terang perkara ini. Namun kita tidak mesti langsung percaya, kita tetap akan memeriksa tim auditor Irban II yang menangani Desa Talang Rami ini,’’ ujar Rizka.

Namun demikian tambah Rizka, dengan adanya pengakuan kades tersebut sudah menjadi bukti bahwa pungli memang ada dilakukan oleh kades terhadap uang yang telah dialokasikan untuk pembangunan proyek di Desa Talang Rami. ‘’Untuk penetapan tersangka masih terlalu dini. Kita masih harus memeriksa tim auditor dulu, baru setelah itu kita lakukan gelar perkara a ini,’’ katanya.

Terpisah Inspektur Pembantu (Irban) II Inspektorat Seluma Najamudin Muis mengatakan walaupun kades sudah mengakui, namun dirinya belum puas dan masih kesal. ‘’Dari awal saya sudah katakan kalau ini hanya akal-akalan Kades Talang Rami. Namun saya masih belum menerima karena atas perbuatan kades tersebut telah mencoreng nama Inspektorat Seluma,’’ tegasnya.

Oleh karena itu kata Najamudin, dirinya berencana akan melapor balik perbuatan Kades Talang Rami dengan pasal pencemaran nama baik. ‘’Saya akan konsultasikan hal ini kepada pak Inspektur dulu. Jika memang beliau mempersilakan maka kita jelas akan tuntut Kades Talang Rami,’’ pungkasnya.(aba)

Berita Lainnya

Lima Rumah Ludes Ludes Terbakar di Desa Serambi Gunung

TALO– Kebakaran hebat terjadi di Desa Serambi Gunung, Kecamatan Talo, Kamis (21/3)  siang pukul 12.30 ...