Rabu , 27 Maret 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Anggaran 15 OPD Bakal Dipangkas

Anggaran 15 OPD Bakal Dipangkas

KEPAHIANG – Karena serapan anggaran yang rendah hingga penghujung tahun 2018, sebanyak 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terancam dipangkas anggarannya tahun 2019. Hal ini diungkapkan Sekda Kepahiang, Zamzami Zubir, SE, MM, kemarin (27/12).

Menurut Zamzami, sesuai dengan hasil Rapat Evaluasi Realisasi Anggaran (Tepra) APBD tahun 2018, terdapat beberapa OPD yang penyerapan anggarannya sangat rendah dan otomatis menjadi sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa). “Anggaran yang diserap rendah atau berlebih, tentunya menjadi silpa dan harus dikembalikan ke kas negara. Minimnya serapan anggaran tersebut menandakan bahwa OPD tersebut tidak bekerja dengan baik dalam pengelolaan kegiatannya. Kalau memang dengan anggaran demikian tidak bisa diserap, besar kemungkinan anggaran ke depannya akan dipangkas,” ungkap Zamzami.

15 OPD yang mendapatkan rapor merah tersebut yakni ULP (50%), Dinas PUPR (55,26%), Disparpora (61,17%), Bagian Umum (65,23%), Sekretariat Kopri (66,79%), Kantor UPTD SKB (72,79%), Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (76,79%), DisperindagkopUMKM (76,33%), Disdikbud (76,41%), Kesbangpol (76,45%), DPMPTSP (78,85%), Diskominfo Persandian (78,9%), Kecamatan Merigi (79,26%), Bagian Hukum (79,4%), dan Satpol PP Damkar (79,81%).

Terkait masih ada beberapa pekerjaan yang belum terlaksana di beberapa OPD, Zamzami menegaskan tetap akan melakukan evaluasi atas pekerjaan tersebut. Namun demikian Pemkab juga akan melakukan seleksi dari beberapa pekerjaan yang belum terlaksana. Jika masuk dalam prioritas pembangunan daerah, maka tetap akan bisa dilaksanakan pada 2019.

“Kalau program prioritas, kita tetap harus lakukan atau lanjutkan di tahun depan. Namun kalau tidak, ya tidak akan kita lanjutkan pekerjaan tersebut. Yang jelas untuk konsekuensi bagi OPD yang rendah serapannya, ke depannya anggaran akan kita kurangi. Dari pada nanti menjadi silpa lagi, lebih baik kita kurangi dan terserap seluruhnya,” beber Zamzami.(sly)

Berita Lainnya

Petani Berharap Harga Kopi Stabil

KEPAHIANG – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang yang akan membangun pabrik pengolahan kopi di Kecamatan ...

error: Content is protected !!