Selasa , 16 Juli 2019
Home / Daerah / Lebong / Pelabai Diganti Tubei

Pelabai Diganti Tubei

PELABAI – Tahun 2019, Pemerintah dan DPRD Kabupaten Lebong akan membahas 17 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) sesuai yang didaftarkan dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda). Salah satunya, Raperda tentang Perubahan Nama Kecamatan Pelabai Menjadi Kecamatan Tubei.

‘’Benar, kami sudah mengusulkan Raperda perubahan nama kecamatan itu untuk dibahas tahun depan (2019, red),’’ kata Penjabat Sekda Kabupaten Lebong, Drs. Dalmuji Suranto kepada RB, kemarin (27/12).

Dijelaskannya, hingga saat ini penyebutan Tubei sebagai ibukota Kabupaten Lebong hanya sebatas nama. Belum ada batasan yang jelas dimana titik ordinatnya. Baik desa, kelurahan maupun kecamatan di Kabupaten Lebong, tidak ada satupun yang bernama Tubei.

‘’Makanya nama Tubei harus ada dan rencananya menggantikan nama Kecamatan Pelabai,’’ terang Dalmuji.

Dipilihnya Kecamatan Pelabai sebagai ibukota Kabupaten Lebong dengan nama Tubei, versi Dalmuji, merupakan suatu kebijakan yang paling tepat. Mengingat Pelabai merupakan pusat perkantoran Pemkab Lebong. Bahkan dari segi sejarah berdirinya Kabupaten Lebong, Kecamatan Pelabai memiliki peranan penting karena menjadi sentral pemekaran dari Kecamatan Lebong Atas. ‘’Perda ini murni usulan eksekutif, yakni Bagian Pemerintahan,’’ tegas Dalmuji.

Penetapan pelabai sebagai ibukota Lebong dengan nama Tubei juga bertujuan menentukan titik nol kabupaten. Soalnya dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), penempatan Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) dan Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) harus ada titik nol ibukota kabupaten.

‘’Mudah-mudahan tahun 2019 Raperda penggantian nama Kecamatan Pelabai menjadi Kecamatan Tubei bisa terealisasi,’’ tutup Dalmuji.

Adapun 16 raperda lainnya yang sudah masuk dalam propemperda, Raperda tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD TA 2018, Raperda tentang APBD Perubahan TA 2019 dan Raperda tentang Perubahan Atas Perda Kabupaten Lebong Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah. Selanjutnya, Raperda tentang Pengelolaan Sumber Daya Air Sektor Irigasi.

Kemudian Raperda tentang Pengelolaan Sampah, Raperda tentang Penetapan Baku Mutu Air dan Kelas Air Sungai di Kabupaten Lebong. Termasuk Raperda tentang Penyusunan Rencana Induk Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Kabupaten Lebong.

Juga Raperda tentang Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Kabupaten Lebong. Raperda tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, Ketenteraman Masyarakat dan Perlindungan Masyarakat.

Lainnya, Raperda tentang Retribusi Pelayanan Parkir, Raperda tentang Penyidik PNS dan Raperda tentang Pembentukan Perusahaan Umum Daerah Perberasan.

Juga Raperda tentang Perubahan Nama PDAM Menjadi Perumda, Raperda tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat dan Raperda tentang Perlindungan Petani. Terakhir, Raperda tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan.(sca)

Berita Lainnya

Jangan Tukar Aksesoris Mobnas

PELABAI – Kabid Aset, Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Lebong, Rizka Putra Utama, M.Si mengingatkan ...

error: Content is protected !!