Rabu , 24 April 2019
Home / Metropolis / Anggaran Pengentasan Pengangguran Minim

Anggaran Pengentasan Pengangguran Minim

BENGKULU – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bengkulu membuat gagasan untuk menekan tingginya angka pengangguran di Kota Bengkulu sebesar 6 persen lebih. program bernama Gerakan Seribu Sinergitas Pengusaha dan Pekerja Peduli Pengangguran dan Kemiskinan (Gebu SP4K).

Kemarin (28/12), telah dilakukan pertemuan awal bersama perwakilan sejumlah perusahaan dan tenaga kerja Kota Bengkulu yang dipusatkan di Kantor Disnaker Kota Bengkulu. Dalam pertemuan tersebut Kepala Disnaker Kota Bengkulu, Munarwan Syafui, SE, MPd. Membeberkan penjelasan mengenai Gebu SP4K ini.

“Gerakan ini suatu program yang kita gagas tuiuannya untuk menanggulangi angka pengangguran yang cukup besar di Kota Bengkulu. Dengan gerakan ini nantinya bisa membantu masyarakat terutama masyarakat yang membutuhkan,” terang Munarwan.

Diungkapkan Munarwan, penting adanya program gerakan tersebut lantaran selama ini anggaran untuk penanganan pengangguran dan kemiskinan masih sangat minim sekali.

“Perlu dipahami juga anggaran minim, karena demi pembangunan Kota Bengkulu seperti untuk infrastuktur dan pelayanan kesehatan. Maka dari itu kita mengajak teman-teman pelaku usaha dan para pengusaha untuk terlibat dalam hal ini. Karena ini tahap awal, nantinya kita akan bentuk kepengurusannya,” bebernya.

Selain itu menurutnya, konsep awalnya gerakan itu berupa dimasing-masing perusahaan untuk menyiapkan berupa celengan atau wadah khusus berupa sumbangan sosial.  “Kita asumsikan saja di kota Bengkulu ini ada 20 ribu tenaga kerja, bila mereka ikhlas menyisihkan uang mereka sebesar 20 ribu rupiah masing-masing orang. Artinya ada sekitar Rp 400 juta akan terkumpul setiap bulamnya. Dan uang itu nantinya digunakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan seperti penanganan pengangguraj dan kemiskinan tadi,” ujarnya.

Meski dalam pertemuan awal ini ada saran agar pengelolaan dana itu nanti melibatkan kerjasama pihak yang profesional dan berpengalaman, lanjut Munarwan, hal itu akan dibahas lebih lanjut. Ia berharap juga ada kerjasama demi transparan pengelolaan dana tersebut.

“Setelah ini kita akan ada pertemuan lanjutan lagi. Yang jelas awal tahun 2019 nanti program itu dapat berjalan dengan baik,” tutupnya.(new)

Berita Lainnya

Penetapan 1 Ramadan, Kemenag Tunggu Rukyatul Hilal

BENGKULU– Muhamadiyah sudah menetapkan jika 1 Ramadhan 1440 Hijriah bertepatan dengan 6 Mei 2019. Namun ...

error: Content is protected !!