Jumat , 22 Maret 2019
Home / Metropolis / Kota Bengkulu Punya Kampung Religius

Kota Bengkulu Punya Kampung Religius

WAHYU/RB
LAUNCHING: Walikota H. Helmi Hasan secara resmi melaunching kampung religius Kecamatan Kampung Melayu.

BENGKULU – Program Bengkulu religius yang digagas oleh Walikota Bengkulu, H. Helmi Hasan, SE bukan sekadar isapan jempol belaka. Jumat (28/12) kemarin, Walikota melaunching sekaligus meresmikan Kecamatan Kampung Melayu sebagai Kampung Religi. Peluncuran ini ditandai dengan peletakan batu pertama tiang aksara Asmaul Husna di Depan Masjid Nurul Haq Simpang Bumi Ayu.

Helmi menyampaikan, ketika Camat, Lurah, tokoh adat semuanya bersepakat menjadikan Kampung Melayu ini menjadi kampung tematik yang temanya religius maka Insya Allah warganya pun ikut sepakat. “Untuk itu seluruh elemen harus mendukung penuh program ini,” katanya.

Selain itu Helmi mengingatkan bahwa religius itu tidak hanya umat Islam saja, tetapi religius itu juga untuk seluruh umat beragama seperti umat Nasrani, Hindu, Budha, Konghocu yang juga harus ada semangat untuk mendukung Kampung Melayu menuju kecamatan yang religius.

“Ya mudah-mudahan kata religius itu bukan sekedar tulisan, tetapi religius itu memakmurkan seluruh rumah ibadah dari lima agamanya, rumah tangganya sakinah mawadah warahmah karena ada amalan agama. Kemudian warganya saling tolong menolong, itulah kampung religius yang sesungguhnya,” jelas Helmi.

Keinginan Walikota Helmi menjadikan Kampung Religius untuk memberikan rasa aman, tenang, bahagia ketika ada orang yang datang. Dengan demikian, mereka berfoto (selfie) bukan hanya karena keindahan perkampungan saja, tetapi karena keramahan warganya yang religi dari lima umat beragama.

“Sebab jika kampung ini dijadikan religius dari seluruh umat beragama maka tidak akan ada yang namanya jualan tuak, tidak akan ada jualan yang tidak tahu,” kata Helmi.

Lanjut Helmi, hal-hal yang menyatakan tidak religius, perlahan-lahan tidak boleh ada di Kampung Religi ini. Tetapi harus diingatkan dengan kasih sayang, dengan kelembutan bukan dengan cara represif. “Awal dari kita sudah bagus, memasang amaul husna ini untuk menyatakan tekad, menyatakan niat bahwasahnya kita ingin hijrah menjadi kecamatan religius,” tutupnya.(new)

Berita Lainnya

130.857 BNPT Disalurkan April

BENGKULU –  Sebanyak 130.587 warga se Provinsi Bengkulu tahun ini akan kembali mendapat jatah program ...