Jumat , 13 Desember 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Langka, Polres Bidik Penimbun Elpiji 3 Kg

Langka, Polres Bidik Penimbun Elpiji 3 Kg

MENGANTRE: Akibat kelangkaan gas 3 kg, Dinas Perdagangan (Disdag) Bengkulu Utara kembali melakukan operasi pasar, Jumat (28/12). (foto : shandy/rb)

ARGA MAKMUR– Langkanya Liquified Petroleum Gas (Elpiji) 3 kg di wilayah Kota Arga Makmur, menjadi perhatian Polres Bengkulu Utara. Bahkan, Kapolres Bengkulu Utara, AKBP. Ariefaldi WN, SH, S.IK, MM melalui Kasat Reskrim, AKP. M Jufri, S.IK menuturkan, polisi menyelidiki kemungkinan adanya penimbunan gas 3 kg tersebut hingga menyebabkan kelangkaan. Ia juga meminta masyarakat melaporkan jika memang ada aktivitas pembelian atau pengangkutan gas 3 kg dalam jumlah banyak. “Kita akan selidiki dan akan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan terkait kelangkaan tersebut. Jelas sanksinya pidana jika memang terjadi,” kata Kasat.

Kadis Perdagangan Bengkulu Utara, Zulkarnain, SH, MH mengatakan, saat operasi pasar semua masyarakat hanya diperbolehkan membeli satu tabung untuk memastikan pembelian bukan untuk penimbunan. Maklum, ini kali keempat dalam dua minggu ini Disdag melakukan operasi pasar, namun beberapa hari belakangan ini gas 3 kg justru masih langka.

“Kita mengantisipasi untuk beberapa hari perayaan tahun baru ini. Karena kesulitan terjadi di wilayah Kota Arga Makmur, kita lakukan OPD di wilayah Kota Arga Makmur,” terangnya.

Kemarin ia juga mendatangi beberapa pangkalan dan meminta pangkalan tidak main-main dengan menjual stok gas 3 kg untuk Kecamatan Kota Arga Makmur dan dialihkan ke kecamatan lain dengan harga yang lebih mahal. Kecurigaan ini lantaran pengecer mengaku stok mereka dikurangi oleh pangkalan. “Kita melakukan operasi pasar agar masyarakat bisa mudah mendapatkan gas 3 kg dan harga stabil. Makanya pangkalan kita ingatkan untuk tidak main-main,” katanya.

Sebelumnya, Jumat (28/12), Dinas Perdagangan (Disdag) dengan kembali melakukan operasi pasar. Sebanyak 460 tabung dijual murah di Desa Gunung Selan, Arga Makmur. Ini merupakan operasi pasar yang keempat kalinya dilakukan Pemkab Bengkulu Utara. Sedangkan Pertamina sudah melakukan operasi pasar dalam dua minggu. (qia)

Berita Lainnya

Gelar Rakernas, PDIP Keluarkan 44 Rekom

JAKARTA – PDI Perjuangan (PDIP) semakin mematangkan persiapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun depan. ...

error: Content is protected !!