Saturday , 19 January 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Senin, Bantuan Rp 1,5 M Dibagi

Senin, Bantuan Rp 1,5 M Dibagi

PERI/RB
CEK: Kepala DKP Mukomuko Eddy Aprianto, SP, M.Si bersama tim mengecek kondisi nelayan Mukomuko.

MUKOMUKO – Ratusan bantuan untuk nelayan dan pelaku perikanan budidaya akan dibagikan Senin (31/12). Bantuan tersebut totalnya sekitar Rp 1,5 miliar. Ini dikatakan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Mukomuko, Eddy Aprianto, SP, M.Si.

Adapun jenis bantuan yang akan dibagikan, diantaranya berupa alat tangkap untuk nelayan jenis jaring dengan jumlah mencapai 48 pis. Kemudian mesin jokong sebanyak 68 unit. Terdiri dari 7 unit mesin berkapasitas 5 PK. Lalu 50 unit mesin kapasitas 15 PK, lalu mesin dengan kapasitas 25 PK 8 unit, dan mesin 40 PK sejumlah tiga unit.

Selain dari itu, juga ada bantuan waring 406 unit, bak penetasan dan pembesaran tukik untuk konservasi penyu sebanyak empat unit, alat pembuat pempek satu paket, dan penyerahan kartu asuransi nelayan 300 orang dan kolam bioflok juga sebanyak 25 unit.

“Waring itu untuk menjemur ikan. Kalua kolam bioflok, membantu nelayan budidaya untuk ternak ikan nila, lele dan ikan air tawar lainnya,” jelas Eddy.

Seluruh bantuan itu katanya, merupakan hasil pengadaan tahun anggaran 2018. Pembagian direncanakan dihadiri langsung Bupati Mukomuko H. Choirul Huda, SH di lokasi  komplek Kantor DKP Mukomuko. “Senin dibagikan oleh Pak Bupati, usai Salat Zuhur kemungkinan besarnya,” ujar Eddy.

Adapun nelayan yang bakal mendapatkan bantuan, yakni nelayan di Kecamatan XIV Koto, Teramang Jaya, Kota Mukomuko, Ipuh dan nelayan Kecamatan Air Rami.

“Khusus bantuan alat tangkap jenis jaring hanya untuk nelayan di Kota Mukomuko saja. Kalau mesin yang lain dapat. Termasuk di Teramang Jaya tetap dapat, karena masih ada nelayan yang menggunakan jokong. Walaupun banyak kapal di sana,” terang Eddy.

Pada tahun 2019, lanjutnya masih ada sejumlah bantuan. Namun pihaknya belum dapat membeberkan rinci, lantaran APBD 2019 hasil evaluasi Gubernur Bengkulu belum diterima pihaknya. Namun salahsatunya jenis bantuan tahun anggaran 2019, yakni berupa jokong dan mesin.

“Nanti baru bisa diketahui setelah APBD 2019 sudah kita terima. Sekarangkan masih menunggu hasil evaluasi gubernur,” demikian Eddy.(hue)

Berita Lainnya

Pengajian Malam Jumat

MUKOMUKO – Dengan tuntasnya pembangunan bangunan utama Masjid Agung, kini berbagai kegiatan keagamaan dapat dilakukan ...