Senin , 16 September 2019
Home / Metropolis / Malam Tahun Baru, Waspada Bencana

Malam Tahun Baru, Waspada Bencana

BENGKULU – Pemprov Bengkulu mengeluaran Surat Edaran (SE) nomor 360/ 938/ B.1/ 2018 tertanggal 28 Desember 2018, tentang imbauan agar masyarakat untuk waspada terhadap potensi encaman bencana di wilayah Provinsi Bengkulu.

Dalam SE dijelaskan jika imbauan tersebut dikeluarkan dengan memperhatikan banyaknya musibah bencana alam yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia serta kondisi cuaca ekstrim saat ini maka setidaknya ada 4 poin yang berisikan imbauan tersebut. Pertama, meningkatkan kewaspadaan dalam melakukan aktifitas baik di darat, di laut, maupun di udara.

Kedua, tidak merayakan pergantian tahun dengan berlebihan dan menghindari tempat-tempat yang rawan bencana. “Seperti kawasan pantai karena kecenderungan ombak dan gelombang tinggi dan apabila ada yang merayakan dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat,” kata Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA seperti dikutif dalam SE tersebut.

Poin ketiga, saling mengingatkan untuk selalu waspada terhadap tempat-tempat yang berpotensi rawan bencana. Dan keempat, lebih banyak menggunakan waktu bersama dengan keluarga dan atau diisi dengan kegiatan ibadah di rumah atau tempat-tempat ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

“Kami harapkan masyarakat Bengkulu dapat memperhatikan dan melaksanakan imbauan tersebut guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Rohidin Mersyah.

Jalan Pantai Ditutup

Sementara itu, jelang perayaan malam pergantian tahun, per 31 Desember mulai pukul 16.00 WIB akan ada penutupan sejumlah ruas jalan. Penutupan jalan ini merupakan rekaya lalu lintas untuk mengurai kemungkinan kemacetan di beberapa titik keramaian di malam tahun baru. Terutama di sepanjang Jalan Pariwisata dan jalan Bencoolen street. Jalan ini akan ditutup hingga 1 Januari 2019 pukul 02.00 WIB.

Kapolres Bengkulu, AKBP Prianggodo Heru Kun Prasetyo, SIK melalui Kasat Lantas, AKP. Agis Arya Denawan mengatakan nantinya akan ada anggota Satlantas yang akan mengatur atau mengalihkan lalulintas. “Penutupan jalan ini akan dilakukan supaya arus lalulintas tidak macet,” terangnya.

Diantara titik jalan yang ditutup tersebut antaranya simpang empat pantai ke arah bundaran jalan akan ditutup. Arus lalu lintas ke jalan Batang Hari kemudian ke jalan Raflesia dan jalan Cempaka. Kemudian dari simpang bundaran Samban, jalan ke arah BIM akan ditutup (buka tutup).  Arus lalu lintas akan dialihkan ke simpang empat pantai.

Kemudian simpang tiga Dekranasda arah ke sport centre juga akan ditutup. Arus lalulintas diarahkan ke simpang Grage Hotel. Kemudian dari simpang tiga lupis arah ke simpang Grage akan di buka tutup, arus lalulintas diarahkan dari Penurunan ke simpang lima, dari simpang lima diarahkan ke Penurunan.

Kemudian dari simpang tiga Grage Hotel jalan ke arah Simpang Dekranasda akan ditutup. Kemudian dari Masjid Attaqwa juga ke arah simpang Grage Hotel akan ditutup. Arus lalulintas akan diarahkan dari Simpang Lima ke arah tugu Hamilton atau tugu Tebek. Kemudian dari tugu Tebek diarahkan ke simpang Lima.

“Kemudian ada beberapa jalur lain yang akan ditutup,” terangnya.

Dia mengatakan jalan depan tugu Thomas Part menuju ke arah Kampung Cina juga akan dibuka tutup. Arus lalulintas akan diarahkan ke simpang PLN atau ke Pasar Baru Koto. Kemudian dari simpang tiga pantai Jakat ke arah Tapak Paderi akan ditutup. Arus lalulintas akan dialihkan ke arah ke Jalan Ibnu Hajar. Termasuk dari Simpang tiga Tapak Paderi ke Arah Tugu Pena juga akan ditutup arus lalulintas diarahkan ke Pantai Jakat. “Ada rekayasa lalulintas yang dilakukan,” katanya.

Dia mengatakan, Polres Bengkulu juga telah menyiapkan jalur evakuasi Tsunami. Yakni simpang Empang Wisata Jalan Ciliwung diarah ke Simpang SDN 5 Kota Bengkulu. “Kita juga menyediakan jalur evakuasi seandainya ada bencana di sepanjang Jalan Pariwisata – Jalan Bencoolen,” terangnya.

Agis meminta para pengendara untuk tetap berkendara dengan aman di malam pergantian tahun. Seperti menggunakan helem dan lainnya. Selain itu tidak ugal-ugalan sehingga membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain. (zie/del)

Berita Lainnya

Rusak Parah, Mulai “Makan” Korban, Jalan Bangka Butuh Perhatian

BENGKULU – Kerusakan jalan Bangka atau biasa disebut kawasan Sentiong Kelurahan Sukamerindu, mulai dikeluhkan oleh ...

error: Content is protected !!