Selasa , 23 Juli 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / 13 Penyanyi Kafe Dites Urine

13 Penyanyi Kafe Dites Urine

SHANDY/RB
DIDATA: Penyanyi kafe saat didata untuk melakukan tes urine oleh Sat Narkoba Polres BU, Sabtu (29/12)

ARGA MAKMUR – Sat Narkoba Polres Bengkulu Utara (BU), Sabtu (29/12) malam mendatangi kafe dan karaoke yang ada di Kota Arga Makmur. Razia kali ini berbeda lantaran polisi tidak hanya memeriksa identitas dan barang bawaan pengunjung dan penyanyi kafe serta karaoke.

Mereka dikumpulkan di satu tempat dan dilakukan tes urine di tempat oleh polisi. Sebanyak 13 penyanyi kafe maupun karaoke serta pengunjung kafe dites urine. Masing-masing langsung menyaksikan perubahan alat tes yang digunakan polisi.

Dari 13 pengunjung dan penyanyi yang diperiksa, hanya satu yang nampak samar urinenya mengandung zat Amphetamine atau yang biasanya terkandung dalam narkoba jenis sabu-sabu. Namun wanita penyanyi kafe Kemumu tersebut mengaku tengah sakit dan mengonsumsi beberapa obat dari dokter dan juga obat pelangsing.

Kapolres BU, AKBP. Ariefaldi WN, SH, S.IK, MM melalui Kasat Narkoba, AKP. Rahmat Hadi Fitrianto, SH, S.IK menuturkan, jika narkoba kerap kali akrab dengan dunia malam. Makanya sasaran polisi dalam razia adalah tempat hiburan malam. “Namun tidak ada yang memang kuat positif menggunakan narkoba,” kata Kasat.

Polisi akan melanjutkan razia serupa yang mungkin akan dilakukan Senin (31/12) malam, saat pergantian tahun. Selain pesta Minuman Keras (Miras), pergantian tahun juga sering terjadi penyalahgunaan narkoba oleh kelompok masyarakat.

“Silakan merayakan tahun baru, namun tetap tidak menggunakan narkoba. Tak menutup kemungkinan saat malam pergantian tahun kami akan melakukan razia serupa,” tegas Kasat.

Mereka yang sudah melalui tes urine dikumpulkan oleh polisi untuk diberikan arahan. Mereka diminta untuk tidak terlibat dalam penggunaan apalagi jaringan peredaran narkoba. Termasuk tidak melayani tamu yang menggunakan narkoba.

“Narkoba ini sangat berbahaya, selain untuk kesehatan pribadi jelas sanksi hukum berat menanti jika terbukti menggunakan atau mengedarkan. Silakan bekerja dan menjadi hiburan, tapi jangan ada narkoba,” imbuh Kasat. (qia)

Berita Lainnya

Usut 2 Kasus Korupsi DD

ARGA MAKMUR – Dalam tahun ini, Kejari Bengkulu Utara sudah menetapkan dua tersangka kasus dugaan ...

error: Content is protected !!