Kamis , 27 Juni 2019
Home / Metropolis / 40 Karyawan Aleksis’X Bingung Cari Pekerjaan

40 Karyawan Aleksis’X Bingung Cari Pekerjaan

BENGKULU – Penutupan dan penyegelan usaha karaoke Aleksis’X yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bengkulu Sabtu malam (29/12) pukul 23.00 WIB memiliki dampak domino. Sebanyak 40 karyawan Aleksis’X terpaksa harus kehilangan pekerjaannya. Karyawan tersebut mulai dari office boy, security, kasir, pendamping lagu hingga costumer service. Pascapenutupan itu, otomatis mereka menganggur.

Saat RB mengunjungi lokasi karaoke tersebut pintu masuk karaoke itu masih dikunci dan disegel dengan kertas segel berupa kertas putih yang diprint dengan tulisan segel. Para karyawan itu selama ini tinggal di mess ataupun di dalam kawasan karaoke itu. Namun sekarang mereka tidak terlihat lagi. Bahkan mess tempat tinggal mereka juga sudah tidak ada lagi penghuninya.

Tidak terlihat ada aktivitas di dalam ruko yang merupakan aset pribadi itu. Mita salah seorang manajemen Aleksis’X mengatakan jumlah karyawan mereka ada sebanyak 40 orang. Rata-rata mereka adalah tulang punggung keluarga. Bahkan ada yang single parent yang harus menghidupi anak-anaknya yang masih kecil. Yang selama ini mereka menggantungkan hidup dengan bekerja di Aleksis’X.

“Sekarang mereka sudah tidak lagi di sini. Kalau kemana mereka saat ini kita juga tidak tahu kemana. Karena usaha ini sudah disegel, kami saja tidak bisa masuk,” kata Mita Manajamen Aleksis’X.

RB berhasil menemui salah seorang pemandu lagu yang sehari sebelumnya masih bekerja di Aleksis’X. Sebut saja namanya Vina (diinisialkan) asal Sumatera Selatan. Vina mengatakan dia takut untuk tinggal di mess atau kos-kosan di bawah, karena penyegelan itu. Dia juga tidak tahu lagi mau kemana. Mau pulang ke kampung halamannya dia belum punya uang untuk ongkos mudik.

“Sekarang tidak tahu lagi bang. Tempat kerja sudah ditutup,” katanya.

Vina mengakui kalau dia harus menghidupi anaknya yang masih kecil. Saat ini dia dan juga karyawan yang lainnya bingung, mau bekerja dimana. Apalagi dia tidak memiliki skill lain selain bekerja sebagai pemandu lagu. “Pak sekarang kami mau makan dari mana. Sekarang kami tidak ada lagi pekerjaan,” katanya.

Terkait video yang sempat viral menyebar di medoss tersebut, dia mengatakan kalau video itu berasal dari Alksis’X club di lantai tiga, bukan di lokasi Aleksis’X karaoke. Namun akibat itu mereka seluruhnya merasakan dampaknya. “Kami hanya memandu lagu,” katanya.

Penutupan dan penyegelan Aleksis’X ini berawal dari beredarnya pemberitaan di media online terkait video seronok salah seorang dick jokey (DJ) yang tengah berjoget di lantai tiga lounge/club. Video yang diunggah oleh DJ itu di akun instgaramnya berdampak pada penutupan Aleksis’X secara keseluruhan baik itu karaoke maupun club, melalui surat Dinas Pariwisata nomor 556/368/D.par/2018.

Kemudian setelah diadakan pertemuan antara Pemkot Bengkulu dan para pemilik Aleksis’X kemudian disepakati yang ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan hanya di lantai tiga itu saja. lokasi video tersebut direkam. Menindak lanjuti rapat tersebut, kemudian Dinas Pariwisata mengeluarkan surat bernomor 556/370/D.Par/2018 tentang Ralat Surat nomor 556/368/D.par/2018. Surat yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu itu Syarifuddin C, SH tersebut menyatakan bahwa surat Dinas Pariwisata tertanggal 11 Desember nomor 556/368/D.par/2018 bahwa yang dimaksud adalah untuk memberhentikan aktivitas atau kegiatan Aleksis’X Club lantai 3 bukan Aleksis’X karaoke di lantai satu dan dua.

Setelah surat tersebut keluar, kemudian aktivitas di lantai tiga dihentikan. Hanya yang buka adalah Aleksis’X Karaoke. Sementara itu Wawali Bengkulu Dedy Wahyudi, SE, MM mengatakan dasar penyegelan lokasi Alexsis’K adalah video yang beredar beberapa waktu lalu. Dia mengatakan pemkot tidak melarang usaha tapi harus ikut aturan. “Khusus untuk ini, kami dapat perintah dari Kapolda untuk menutup sebelum tahun baru. Kapolres sudah koordinasi sehingga malam ini kita segel,” katanya.

Dedy mengatakan Pemkot Bengkulu ingin mewujudkan Kota Bengkulu yang relegius. “Apa tidak cukup video yang kemarin,” tutupnya.(del)

Berita Lainnya

Gelombang Tinggi Hantam Laut Bengkulu

BENGKULU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Pulau Baai Bengkulu kembali merilis ...

error: Content is protected !!