Saturday , 19 January 2019
Home / Berita utama / Aisyah Soraya,Sukses Pecahkan Rekor Tabuh Drum 10 Jam

Aisyah Soraya,Sukses Pecahkan Rekor Tabuh Drum 10 Jam

BERSAMA : Aisyah Soraya saat mengiringi Gubernur Rohidin Mersyah bernyanyi. (foto : tusda/rb)

BENGKULU – Aisya Soraya,  bungsu dari tiga saudara buah hati pasangan Ahmad Irfansa dan Endang Titin akhirnya sukses memecahkan rekor dunia dengan kategori anak wanita penabuh drum terlama nonstop. Rekor baru ini, dicatat Aisya dengan waktu 10 jam 15 menit 15 detik yang dilaksanakan Aisya di halaman Graha Pena Rakyat Bengkulu (RB), Minggu malam (30/12).

Aisya memulai menabuh drum pukul 08.00 WIB dengan mengiringi ratusan judul lagu baik lagu Indonesia maupun dangdut. Bahkan, di akhir-akhir penampilannya tadi malam, Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA dan Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, SE, MM sempat bernyanyi dengan diiringi Aisya ini. “Aisya ini luar biasa sekali, ini bisa menjadi legenda dalam permusikan di Indonesia bahkan dunia, saya bangga sekali, pesan saya teruslah belajar, berkarya, dan semangat terus,” pesan Rohidin kepada Aisya tadi malam.
Yang juga memberikan apresiasi langsung kepada Aisya dengan memberikan uang jajan sebesar Rp 5 juta.

Piagam penghargaan rekor diberikan Perwakilan MURI, Andre Purwandono yang disaksikan Gubernur, Wawali, Dirut RBMG, HM. Muslimin, GM RB, Marsal Abadi, GM RBTV, Pihan Pino, Asisten I Pemprov, Hamka Sabri, Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP. Sudarno, S.Sos, MM, Presiden Komunitas Drummer Indonesia, Eki Soekarno, Drummer Hello Band, Yoga dan ratusan pasang mata yang menyaksikan penampilan Aisya di halaman Graha Pena RB.

Ditemui usai memecahkan rekor dunia tersebut Aisya mengaku sangat senang sekali dirinya telah sukses menyelesaikan target menabuh drum dalam waktu 10 jam 15 menit dengan lancar dan tanpa ada kendala sama sekali. Dia berharap, atas apa yang dicapainya saat ini menjadi motivasi bagi anak-anak lain. “Senang sekali. Pokoknya yang sudah Aisya lakukan sejak berbulan-bulan lalu, akhirnya bisa melakukannya,” ujar Aisya yang mengaku atas sukses dirinya disuppport oleh orang-orang dekatnya.

Aisya mengaku dirinya juga sangat termotivasi sekali dengan salah satu drummer perempuan asal Amerika, Michel Cohen. Sementara itu, Andre Purwandono sebelum menyerahkan piagam tersebut menerangkan, sebelumnya pihaknya memang sudah meneliti di seluruh penjuru dunia bahwa belum ada memang anak perempuan yang menabuh drum dalam waktu nonstop selama 10 jam. “Aisya anak 10 tahun yang luar biasa, walaupun beberapa kali kelelahan, namun akhirnya dia bisa berhasil. Dia bisa bermain drum secara nonstop, itu merupakan suatu yang sangat luar biasa, dan patut kami apresiasi. Sesuatu yang spesial adalah, kegiatan hari ini belum pernah tercatat dibelahan bumi manapun,” kata Andre. (zie)

Berita Lainnya

Plt Kadis PUPR Minta Maaf Soal Insiden Hardik Wartawan

BENGKULU – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, ...