Selasa , 20 Agustus 2019
Home / Metropolis / Honor RT/RW Singaran Pati Belum Dibayar

Honor RT/RW Singaran Pati Belum Dibayar

BENGKULU – Persoalan keterlambatan pembayaran honor ketua RT/RW Kota Bengkulu kembali terjadi. Kali ini terjadi bagi Ketua RT/RW di Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu, hingga di penghujung tahun 2018, honor sebesar Rp 500 ribu perbulan belum dibayarkan triwulan ketiga selama tiga bulan, bila diakumulasi masing-masing Ketua RT/RW mendapatkan honor tiga bulan itu sebesar Rp 1,5 juta.

Ketua Forum Komunikasi Ketua RT/ RW se Kota Bengkulu, Drs Dharma Setiawan Kadar, SH mengakui, pihaknya telah mendapat laporan terkait keluhan bagi Ketua RT/RW di Kecamatan Singaran Pati yang belum mendapatkan honor triwulan terakhir tersebut. Ia berharap pihak kecamatan segera menuntaskannya, mengingat tutup tahun tinggal sehari lagi. “Kalau Ketua RT/RW di kecamatan lain sudah dibayar semuanya. Cuma yang di di Kecamatan Singaran Pati yang belum juga dibayarkan, padahal tutup anggaran tinggal sehari lagi. Inilah yang sangat kita sayangkan,” ketus Iwan Kadar–sapaan akrabnya–.

Menurut Iwan, sejumlah Ketua RT/RW sudah kerap kali mempertanyakan dengan pihak kecamatan tersebut terkait pembayaran honor triwulan terakhir tersebut. Namun berbagai alasan disampaikan oleh pihak kecamatan. “Kita berharap pak walikota dan pak wawali bisa menyelesaikan persoalan ini. Sebab kasian dengan ketua RT itu merupakan ujung tombak pemerintahan. Namun diperlakukan oleh pihak kecamatan seperti itu. Apalagi di kecamatan lain sudah dibayarkan semuanya,” jelasnya.

Sementara Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu, Hj. Mardiyanti, SH mengungkapkan, anggaran honor RT/RW tersebut sudah dianggarkan dalam APBD. Sehingga tidak ada alasan untuk tidak dibayarkan dengan tepat waktu. “Kalau tuntutan mereka mengharapkan honor dibayarkan itu wajar karena hak mereka, sebab disini ada hak dan tanggungjawab. Karena tugas ketua RT/RW sendiri kita ketahui membantu pemerintahan terutama berkaitan dengan administrasi dan sebagainya. Jadi sebaiknya pihak kecamatan segera menyelesaikan persoalan itu,” paparnya.

Senada disampaikan Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Hamsi AMd, bahwa honor bagi Ketua RT/RW tersebut sudah dianggarkan dalam APBD kota senilai Rp 500 ribu perbulan. Sehingga tidak ada alasan bagi pihak kecamatan untuk memperlambat melakukan pembayaran. “Tentu tidak ada alasan untuk tidak bisa dibayarkan lunas. Yang jelas kita akan awasi persoalan ini agar tuntas. Mengingat tutup tahun ini sehari lagi,” kata Hamsi.

Menurut Hamsi, wajar apabila tuntutan para ketua RT/RW meminta agar honor mereka segera dibayarkan. Sebab untuk triwulan ketiga ini honor mereka belum juga dibayarkan.

“Ya kita berharap masalah ini jangan sampai terjadi polemik yang kepanjangan. Sebab mengingat ketua RT/RW ini merupakan ujung tombak pemerintahan. Jadi sebaiknya pemkot bisa memahami tupoksi dan tugas mereka ini,” terangnya.

Menanggapi hal itu Camat Singaran Pati Syaiful Anwar belum bisa dikonfirmasi. Dihubungi beberapa kali ponsel pribadinya tidak diangkat.(new)

Berita Lainnya

Dewan Ingatkan Serapan Anggaran OPD

BENGKULU – Memasuki pembahasan KUA-PPAS rancangan APBD 2020, DPRD Kota Bengkulu meminta agar Organisasi Pemerintah ...

error: Content is protected !!