Kamis , 27 Juni 2019
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Kecelakaan, Motor Masuk Jurang

Kecelakaan, Motor Masuk Jurang

MASUK JURANG: Kecelakaan terjadi di ruas jalan Liku Sembilan pada Km 41, kemarin (30/12) menyebabkan kendaraan sampai masuk ke dalam jurang sedalam 15 meter.

BENTENG – Arus kendaran menjelang malam pergantian tahun mulai padat dan memicu kerawanan kecelakaan. Hal ini terjadi di ruas jalan Liku Sembilan, Kecamatan Taba Penanjung. Kecelakaan pertama sekitar pukul 13.30 WIB, kemarin (30/12) di tikungan Km 41.

Satu unit mobil Toyota Avanza dengan Nopol BD 1355 KA yang dikemudikan oleh Rudin Sitinjak, warga Desa Sukaraja, Kecamatan Curup Timur,  bertabrakan dengan  mobil jenis yang sama dengan Nopol BG 1579 AC yang disopiri Redo Silalahi, warga Desa Linggar galing, Kecamatan Pondok Kubang. Kecelakaan terjadi karena jalanan memang ramai dan sopir kurang waspada. “Saya menoleh ke samping saat di tikungan dan tidak melihat kendaran di depan,” jelas Redo.

Akibat kejadian tersebut, hanya mengalami kerugian material, karena kendaraan ringsek akibat tabrakan. Diperkirakan tak kurang dari Rp 20 juta kerugian yang dialami dua kendaraan. Sementara kecelakaan kedua, juga terjadi di sekitar TKP pertama beberapa saat setelah kejadian pertama.

Kecelakaan tunggal sepeda motor Honda Blade dengan Nopol BD 2758 EK yang dikemudikan Zaki Arkahan, warga Kampar Kota Bengkulu yang berboncengan dengan temannya bertiga satu motor, yakni Alfian Dani dan Rara Munika. Bahkan sepeda motor sampai masuk ke dalam jurang tak kurang dari 15 meter. Petugas pun bersama beberapa warga yang berjualan di kawasan jalur Liku Sembilan, harus bersusah payah untuk menarik kendaraan dari dalam jurang.

Kejadian diduga karena tidak mampu mengendalikan kendaraan di TKP yang berbelok dan menanjak dari arah Kota Bengkulu. Akibat kejadian tersebut, Zaki mengalami terkilir pada tangan sebelah kiri. Sementara Alfian mengalami terkilir pada kaki sebelah kiri dan Rara mengalami luka lecet terutama di bagian tangan dan siku. Beruntung nyawa ketiganya masih bisa terselamatkan.

Kapolres BU, AKBP Ariefaldi Warganegara, SH, S.IK, MM melalui Kapolsek Taba Penanjung, Iptu Kadi Karjito didampingi Danru Pospam, Aiptu Sumardi mengatakan, untuk penanganan kecelakaan sudah dilakukan. Semua kendaraan yang terlibat dalam kejadiaan sudah diamankan dan untuk sementara ini diinapkan di Mapolsek Taba Penanjung.

“Kami minta agar pengguna jalan bisa lebih berhati-hati mengingat kendaraan akan terus ramai terutama menjelang pergantian tahun yang disertai dengan liburan anak sekolah,” ujarnya.

Sementara, kecelakaan sebelumnya juga terjadi di ruas Jalan Raya Lintas Barat Desa Pasar Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa sekitar pukul 02.30 WIB dini hari, kemarin (30/12). Sepeda motor Honda Revo dengan Nopol BD 2850 CE diduga menjadi korban tabrak lari. Pengemudinya, Dahlianu, warga Dusun Pulau Beringin, Desa Harapan mengalami luka dan saat ini sudah dilarikan ke RS Bhayangkara. Akibat kejadian tersebut, sepeda motor korban mengalami kerusakan cukup parah dan sudah ditangani Unit Lantas Polres BU. (vla)

Berita Lainnya

3 Tahun Mandek, Rumah Nelayan Diusulkan Lagi

BENTENG – Perumahan nelayan sudah tiga tahun ini diwacanakan namun sayangnya tak kunjung terealiasi. Tahun ...

error: Content is protected !!