Wednesday , 23 January 2019
Home / Daerah / Mukomuko / 21 PNS Dipecat, 1 Orang Diberhentikan Sementara

21 PNS Dipecat, 1 Orang Diberhentikan Sementara

MUKOMUKO – Patuh dengan aturan, Bupati Mukomuko H. Choirul Huda, SH memberhentikan permanen 21 PNS. Selain itu, satu orang lagi PNS diberhentikan sementara. Pemberhentian itu, khusus PNS yang sudah jadi terpidana perkara korupsi.

Sekda Mukomuko Drs. H. Marjohan mengaku berat membenhentikan PNS tersebut. SK pemberhentian 21 PNS tersebut diteken 31 Desember 2018. Artinya terhitung 1 Januari 2019, mereka tidak diakui lagi sebagai PNS di lingkungan Pemkab Mukomuko. Dengan begitu, seluruh haknya sebagai PNS juga hilang.

Mereka tersebar di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Mulai dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), Dinas Ketahanan Pangan (Dishantan), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Mukomuko.

Pemecatan ini berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 tahun 2010 tentang ASN, Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN serta PP Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS.

“Meski berat hati, kita tidak bisa berbuat banyak. Karena diatur berdasarkan peraturan yang berlaku. Ini juga hasil rapat bersama sekda se Provinsi Bengkulu beberapa waktu lalu,” ujar Sekda.

SK pemberhentian akan diserahkan pada kepala OPD masing-masing. Selanjutnya, pimpinan OPD menyerahkan  pada orang yang bersangkutan.  “Direncanakan besok (hari ini, red), SK pemberhentian kita serahkan pada Kepala OPDnya,” kata Sekda.

Marjohan menambahkan, Bupati atas nama Pemkab Mukomuko masih mengharapkan keajaiban bagi PNS yang sudah diberhentikan itu. Pasalnya, sekarang masih berlangsung proses judicial review yang sudah diajukan sejumlah PNS ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Pak Bupati dan Sekda berharap ada keajaiban bagi 21 ASN tersebut. Salah satunya adanya upaya melakukan upaya judicial review terhadap aturan pemberhentian ASN yang terlibat kasus tindak pidana korupsi,” kata Sekda.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mukomuko Edy Suntono, SH menambahkan satu orang PNS yang diberhentikan sementara merupakan terdakwa korupsi anggaran lomba desa. Diberhentikan sementara hingga proses hukum terhadap yang bersangkutan selesai. “Ini pelajaran dan peringatan. Tetaplah bekerja profesional sesuai aturan. Sekali berbuat salah, fatal akibatnya,” tutup Edi.(hue)

Berita Lainnya

Disparpora Bakal Beli 4 Unit Kano

MUKOMUKO – Untuk menambah daya tarik wisatawan datang ke lokasi obyek wisata Danau Nibung Desa ...