Jumat , 19 Juli 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Asuransi Nelayan

Asuransi Nelayan

MUKOMUKO – Sebanyak 369 nelayan di Mukomuko, kembali diasuransikan. Ini untuk membantu nelayan mendapatkan jaminan, ketika terjadi kecelakaan di laut. Nelayan yang dapat perlindungan asuransi itu diberikan kartu khusus.

Bagi nelayan yang sudah dapat kartu asuransi, saat beraktivitas mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia keluarga korban atau ahli waris akan dapat asuransi dari PT. Jasindo Agri. Dengan jumlah klaim maksimal hingga Rp 200 juta. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Mukomuko, Eddy Aprianto, SP, M.Si mengatakan

bagi nelayan yang meninggal dunia akibat selain kecelakaan di laut, juga diberi asuransi.

Jumlahnya lebih kecil, hanya Rp 160 juta untuk ahli waris. Besaran yang sama juga diberikan ketika nelayan meninggal dunia tanpa sebab. Sedangkan yang mengalami cacat tetap, dapat asuransi Rp 100 juta, dan biaya pengobatan akibat luka Rp 20 juta. Ini juga berlaku untuk kecelakaan selain kecelakaan kerja.

“Untuk 369 orang nelayan ini, digratiskan dan tidak bayar jaminan asuransi setiap tahun. Sebab biaya ditanggung pemerintah pusat. Yakni Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP),” terang Eddy.

Kendati jumlah uang asuransi sangat besar, dia minta nelayan tetap berhati-hati ketika melakukan aktivitas. Jangan bertindak nekat saat bekerja, dengan mengesampingkan keselamatan diri.

“Tetap hati-hati dan selalu waspada. Khususnya ibu nelayan, saya juga pesan jangan tergiur nilai asuransi hingga mencapai ratusan juta. Sudah tahu ombak besar, masih tetap ngotot suami disuruh melaut, itukan bisa berbahaya. Tujuan kita, semua masyarakat nelayan selalu diberi keselamatan meski sudah ada jaminan asuransi,” pesan Eddy.

Sebelumnya Senin (31/12), DKP Mukomuko membagikan 68 unit mesin kapal untuk kelompok nelayan. Terdiri mesin kapasitas 5 PK sebanyak 7 unit, kapasitas 15 PK sebanyak 50 unit, kapasitas 25 PK sebanyak 8 unit, dan kapasitas 40 PK sebanyak 3 unit. Seluruhnya dibagikan langsung Bupati Mukomuko H. Choirul Huda, SH.

Selain itu, juga dibagikan jaring ikan dengan ukuran 2,5 inc sebanyak 40 pics. Lalu wareng sebanyak 406 buah, dan bioflog sebanyak 25 unit. “Khusus untuk 406 buah wareng, dibagikan kepada 10 kelompok nelayan. Wareng itu gunanya untuk menjemur ikan. Sementara sebanyak 25 buah bioflog, kita berikan kepada 5 kelompok budidaya ikan,” tutup Eddy.(hue)

Berita Lainnya

Mukomuko Usul 150 CPNS

MUKOMUKO – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mukomuko, Jawoto, S.Pd, SE, ...

error: Content is protected !!