Rabu , 26 Juni 2019
Home / Daerah / Lebong / Taman Karang Nio Jadi Arena Pungli

Taman Karang Nio Jadi Arena Pungli

PARKIR: Tampak oknum pemungut parkir kendaraan di Taman Smart City Karang Nio di Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Pelabai tengah menunggui kendaraan pengunjung, kemarin (1/1).

PELABAI – Keberadaan Taman Smart City Karang Nio, mulai dimanfaatkan sejumlah oknum mengeruk keuntungan sepihak. Terhitung kemarin (1/1), setiap masyarakat yang berkunjung ke taman kota di depan kantor Pemkab Lebong itu dipungut uang parkir kendaraan yang diduga tidak ada izin. Petugasnya tidak dilengkapi atribut resmi. Untuk sepeda motor harus bayar Rp 2 ribu. Sedangkan kendaraan jenis mobil dipungut Rp 5 ribu.

Kondisi itu membuat sejumlah pengunjung keberatan. Bahkan beberapa pengunjung yang komplain sempat diusir karena menolak bayar parkir. Warga keberatan harus bayar parkir untuk sekadar singgah ke taman di Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Pelabai itu.

‘’Apakah benar, berkunjung di taman itu harus bayar parkir. Soalnya kemarin-kemarin gratis,’’ ujar Nofwan (25), warga Kelurahan Pasar Muara Aman, Kecamatan Lebong Utara yang sempat berkunjung ke Taman Kota Karang Nio.

Atas kondisi itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lebong, Mahdi, S.Sos meminta Pemkab Lebong mengecek legalitas pungutan parkir di Taman Smart City Karang Nio. Khususnya Bidang Pendapatan, Badan Keuangan Daerah (BKD) dan Bidang Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPRHub) yang membidangan pungutan retribusi. ‘’Harus jelas regulasinya, apakah sudah ada kontrak antara Pemkab Lebong dan pihak ketiganya,’’ kata Mahdi.

Tidak dipungkirinya, DPRD Lebong memang telah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2012 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga. Tetapi apakah Pemkab Lebong sudah atau belum menerbitkan izin dan kontrak pungutan parkir di Taman Karang Nio, belum disampaikan ke legislatif. ‘’Kalau belum ada izinnya, artinya pungutan parkir di Taman Kota Karang Nio itu pungli (pungutan liar, red),’’ tegas Mahdi.

Sementara Kabid Perhubungan, Dinas PUPRHub Kabupaten Lebong, Ummi Haidar Rambe, ST, M.Si belum bisa dikonfirmasi. Data dihimpun, Bidang Perhubungan, PUPRHub Lebong telah menerbitkan izin pengelolaan parkir di Taman Kota Karang Nio terhitung 1 Januari 2019. Tarifnya, motor Rp 1.000 dan mobil Rp 2 ribu. Pihak ketiga pengelola retribusi parkir di Taman Kota Karang Nio ditarget menyetor Rp 3 juta per bulan.(sca)

Berita Lainnya

62 PNS Bolos Terancam 3 Sanksi

PELABAI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebong, H. Mustarani, SH, M.Si memastikan Pegawai Negeri Sipil ...

error: Content is protected !!