Wednesday , 23 January 2019
Home / Metropolis / Umumkan Tunggakan Pelanggan PDAM

Umumkan Tunggakan Pelanggan PDAM

BENGKULU – Persoalan tak kunjung tuntasnya masalah tunggakan tagihan pelanggan PDAM Kota Bengkulu setiap tahunnya, terus mendapat perhatian dari DPRD Kota Bengkulu. Terlebih lagi sudah sejak lima tahun terakhir masalah tunggakan tak kunjung tuntas.

Wakil Ketua Komisi III DPRD kota Rena Anggraini meminta agar masalah tunggakan PDAM tersebut diumumkan ke publik. Supaya ada efek dari pelanggan untuk membayar kewajibannya.

“Kalau saya setuju diumumkan saja lewat media sejumlah pelanggan yang menunggak itu. Sebab nantinya akan tahu siapa saja yang menunggak, bisa jadi punya pejabat atau perkantoran yang ikut menunggak. Sehingga mereka akan membayar kewajibannya ketika sudah diumumkan ke publik,” terang Rena.

Rena juga meminta meskipun banyak tunggakan pembayaran PDAM namun perusahaan milik daerah ini harus tetap mengutamakan pelayanannya. “Termasuk juga soal pentingnya bagi PDAM membenahi pelayanan dan kualitas hingga distribusi air ke setiap sambungan rumah tangga. Sebab selama ini banyak laporan berkaitan air PDAM sering padam dan sebagainya,” ungkapnya.

Menurut Rena, pelayanan PDAM harus ditingkatkan jangan hanya menuntut kewajiban masyarakat atau pelanggan saja secara maksimal tetapi hak pelanggan harus terpenuhi secara optimal.

“Hak yang didapatkan pelanggan dari PDAM yakni kualitas air yang layak, distribusi yang tidak macet hingga cepatnya mengatasi persoalan PDAM seperi kerusakan infrastruktur. Tidak perlu lagi hingga berhari-hari layanan PDAM putus total,” katanya.

Apalagi lanjut Rena, kesadaran dan pembenahan dari PDAM, karena jika PDAM kualitas air tidak sesuai harapan dan distribusinya macet maka itu juga bisa merugikan konsumen. “Sebab jika itu dibiarkan PDAM bisa saja digugat oleh para konsumennya karena tidak sesuai dengan harapan, sedangkan pelanggan terus membayar,” tuturnya.

Terpisah Anggota DPRD kota Zulaidi mengatakan, persoalan yang harus dievaluasi segera yakni terkait dengan kualitas air PDAM. Sebab, masyarakat banyak mengeluhkan kondisinya yang tidak layak. “Padahal dalam redaksinya jelas bahwa itu merupakan perusahaan daerah untuk air minum. Jadi perlu pembenahan total. Contohnya saja seperti di kawasan Sawah Lebar, air PDAM kerap kali padam terkadang sampai berhar-hari,” keluhnya.

Zulaidi menambahkan, masalah tunggakan pelanggan tersebut harus dituntaskan. Sebab bila tidak akan berpengaruh dengan manajemen PDAM sendiri. “Karena jika dibiarkan sampai bermiliaran rupiah tunggakannya, maka dampaknya PDAM sendiri bisa bangkrut. Maka dari itu harus mencari formula khusus untuk mengatasi masalah ini. Apalagi pelanggan sejauh ini belum mendapatkan pelayanan yang maksimal,” bebernya.

Dilansir RB sbelumnya, tutup tahun 2018 tunggakan pelanggan PDAM kota masih mencapai sekitar Rp 10 miliar atau ada sekitar 7 ribu pelanggan yang menunggak pembayaran setiap bulannya.(new)

Berita Lainnya

Pembuatan Akta Kelahiran Bisa Pakai WA

BENGKULU – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Bengkulu melansir Kota Bengkulu terbanyak anak ...