Senin , 27 Mei 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Warga Tidak Rayakan Pesta Pergantian Tahun

Warga Tidak Rayakan Pesta Pergantian Tahun

ARIE/RB
PANTAU SITUASI: Bupati Kepahiang didampingi Kapolres Kepahiang dan sejumlah pejabat FKPD, memantau situasi kegiatan masyarakat di malam pergantian tahun.

KEPAHIANG – Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayatullah Sjahid, MM bersama Kapolres Kepahiang AKBP Pahala Simanjuntak, SH, S.IK berserta sejumlah pejabat FKPD dan Ormas di Kabupaten Kepahiang, Senin (31/12) malam melakukan pemantauan aktivitas masyarakat di malam pergantian tahun.

Dari hasil pemantauan tersebut, baik Bupati maupun Kapolres mengapresiasi masyarakat Kepahiang yang mematuhi imbauan yang disampaikan Pemkab Kepahiang, agar tidak menggelar pesta malam dan membunyikan petasan atau kembang api di malam Tahun Baru 2019.

“Dari pemantauan kita dengan langsung turun bersama Kapolres, masyarakat Kepahiang tampak tertib di malam pergantian tahun ini. Tidak ada pesta malam dengan kembang api dan petasan. Ini adalah langkah bagus dari masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungannya,” ungkap Bupati.

Diketahui pemantauan situasi malam Tahun Baru 2019 tersebut dilakukan di sejumlah tempat ibadah, lokasi tongkrongan masyarakat, dan sejumlah pos pengamanan. Kegiatan ini dimulai dengan pengecekan di Gereja GKII Pasar Ujung Kepahiang, dilanjutkan ke Taman Santoso Pasar Kepahiang, dan sejumlah pos PAM guna meninjau arus lalu lintas di malam pergantian tahun.

“Memang masih ada beberapa yang melakukan kegiatan berkumpul di malam tahun baru, namun pantauan kita berjalan tertib dan sebelum tengah malam mereka sudah bubar. Kalau untuk masyarakat yang sekedar bakar jagung atau bakar ikan di halaman rumah mereka, itu hal biasa, karena tidak mengganggu aktivitas umum,” jelas Bupati.

Sementara itu Kapolres Kepahiang AKBP Pahala Simanjuntak mengaku pihaknya memperbolehkan masyarakat untuk berpesta malam tahun baru, namun hanya sebatas tengah malam dan setelah itu masyarakat diimbau untuk bubar dengan tertib. “Inikan momen sekali dalam setahun, jadi kita perbolehkan, tapi tidak boleh lewat dari tengah malam. Karena pemantauan yang dilakukan oleh jajaran kita cukup ketat saat ini, kalau ada yang masih menggelar kegiatan pesta atau berkumpul lewat dari tengah malam, maka akan kita minta bubarkan. Hasil dari pantauan kita, tidak ada yang melakukan kegiatan berkumpul hingga larut malam,” katanya.(sly)

Berita Lainnya

Jalan Lintas Sumatera Rusak

KEPAHIANG – Jelang arus mudik lebaran, beberapa titik jalan lintas Sumatera di Kabupaten Kepahiang rusak ...

error: Content is protected !!