Senin , 25 Maret 2019
Home / Metropolis / ASN Perempuan Dominasi Gugatan Perceraian

ASN Perempuan Dominasi Gugatan Perceraian

BENGKULU – Sekda Provinsi Bengkulu, Nopian Andusti terheran-heran dengan fenomena perceraian pasangan suami istri (p-asutri) di lingkup Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Bengkulu. Sebab dari 6 berkas perceraian yang masuk ke mejanya, seluruhnya diajukan oleh ASN wanita. Yang mengejutkan lagi, ASN wanita yang meminta cerai dari suaminya itu adalah ASN guru.

Sehingga muncul kekhawatirannya kalau tunjangan sertifikasi menjadi pemicu tingginya angka perceraian di kalangan ASN terutama guru di Provinsi Bengkulu. “Kalau memang banyak mudharatnya kita hapuskan saja (tunjangan sertifikasi),” kata Nopian Andusti.

Sebelumnya sudah ada 50 berkas perceraian yang masuk ke mejanya. Itu juga didominasi oleh guru. Terbaru kemarin sudah naik lagi 6 berkas ajuan perceraian. Dia mengatakan, pemerintah memberikan tunjangan sertifikasi dan juga tunjangan tambahan penghasilan pegawai (TPP) untuk ASN  tujuannya untuk memperbaiki rumah tangga. Bukan malah akhirnya merusak rumah tangga. “Yang banyak menggugat cerai adalah perempuan. Ini ada apa-apanya,” katanya.

Dia mengatakan, ASN perempuan banyak menggugat cerai suaminya, setelah dicek ternyata suaminya bukan ASN. Jika suaminya ASN, setelah dilihat golongan dan pangkatnya ternyata lebih rendah dari istrinya. “Istrinya golongannya lebih tinggi,” katanya.

Jika dulu banyak suami yang meninggalkan istrinya ketika ekonomi keluarga sudah mapan, saat ini banyak istri yang meninggalkan suaminya. Ini patut dipertanyakan apa penyebabnya. “Kasihan sekarang para suami,” ujarnya.

Dia meminta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tidak mudah mengeluarkan rekomendasi perceraian anak buahnya. Kepala OPD harus berusaha terlebih dahulu untuk menyatukan perkawinan  anak buahnya yang hampir pecah itu. “Kepala OPD kalau ada tanda-tanda anak buahnya mau cerai tahan dulu. Jangan gampang sekali merekomendasikan cerai. Saya pernah dapat laporan, kalau ada kepala OPD yang begitu gampang dan mudahnya mengeluarkan rekomendasi cerai. Apalagi kalau rekomendasi cerai itu diajukan oleh anak buah wanitanya,” terangnya.

Dia mengatakan, jika ada pejabat yang dilantik kemudian tidak beberapa lama dilantik akhirnya rumahtangganya rusak. Maka sebagai ASN tertinggi pangkatnya di Pemprov Bengkulu, ia menjamin akan mencabut lagi jabatan ASN tersebut. “Ya kita cabut,” terangnya.

Dia meminta pada ASN supaya jangan mudah mengambil kesimpulan. “Bercerai bukan hal yang b

Berita Lainnya

Disindir Lewat Foto, Gubernur Janjikan Pembangunan Jalan Dilakukan Tahun Ini

BENGKULU– Beredarnya foto dua orang warga yang tengah berpose menggunakan alat menyelam di jalan yang ...