Senin , 27 Mei 2019
Home / Metropolis / Cabut Izin Investor Tak Jelas

Cabut Izin Investor Tak Jelas

BENGKULU – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bengkulu bakal melakukan verifikasi terhadap puluhan investor atau pelaku usaha, dengan nilai investasi di atas Rp 500 juta. Bila ditemukan investor tak jelas maka DPMPTSP akan merekomendasikan agar izin investor tersebut dicabut.

Kabid Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal dan Sistem Informasi DPMPTSP Wanzori, SP mengatakan, tahun ini DPMPTSP akan melakukan verifikasi ulang terhadap puluhan investor-tersebar di Kota Bengkulu. Terdiri dari 54 investor Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan 11 Penanaman Modal Asing (PMA). Verifikasi ini bertujuan untuk memastikan aktivitas usaha tersebut masih berjalan atau sudah berhenti. Bila ditemukan investor tidak beroperasi lagi maka DPMPTSP bakal mengajukan agar izin usaha tersebut dicabut.

“Ada beberapa investor masih kita ragukan. Kita akan kirimi surat, kalau kolaps sebaiknya mengajukan agar izin dicabut. Nanti kita juga akan berkoordinasi dengan provinsi,” kata Wanzori ditemui diruangan kerjanya kemarin.

Dijelaskan Wanzori, verifikasi ini dilakukan lantaran ada beberapa pelaku usaha yang meragukan, baik secara alamat maupun bentuk usaha. Sementara untuk nilai total investasi di Kota Bengkulu sendiri mencapai Rp 3,56 triliun untuk jenis investasi PMA, dan 1,785 triliun jenis investasi PMDN. Diantaranya terdapat investasi dengan nilai tergolong tinggi, yaitu pembangunan hotel Merkuri nilainya mencapai Rp 152 miliar.

Sedangkan investor asing dengan nilai investasi tergolong tinggi, yakni Tenaga Listrik Bengkulu (TLB) senilai Rp 2,8 triliun. “Sejak 2016 geliat investasi di Kota Bengkulu tinggi. Manfaatnya tidak hanya bagi daerah bisa jadi sumber PAD, tapi juga bagi warga kota sendiri. Keberadaan investor bisa menyerap tenaga kerja,” bebernya. (key)

Berita Lainnya

Waspada, Makanan Kedaluwarsa Masih Dijual

BENGKULU – Masyarakat mesti harus berhati-hati membeli makanan dan minuman untuk kebutuhan lebaran 1440 Hijriah ...

error: Content is protected !!