Selasa , 25 Juni 2019
Home / Berita utama / Dilaporkan LSM ke Bareskrim, Gubernur Bengkulu Ngaku Senang Diperhatikan

Dilaporkan LSM ke Bareskrim, Gubernur Bengkulu Ngaku Senang Diperhatikan

BENGKULU –  Meskipun Pemprov Bengkulu dalam hal ini Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) sudah membayarkan upah pungut (UP) pajak kepada seluruh tim teknis pemungut pajak, namun ternyata persoalan ini belum selesai.  Terbaru giliran LSM yang melapor ke Bareskrim.

Gubernur Bengkulu Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, M.MA menanggapi dengan tenang saat ditanya terkait dirinya yang dilaporkan LSM ke Bareskrim. “Biarlah, ini bentuk kecintaan dan perhatian mereka terhadap Bengkulu,” tutup Rohidin

Sementara itu, Sekda Provinsi Bengkulu H. Nopian Andusti, SE, MT menjelaskan bahwa sebenarnya pembayaran UP itu sudah sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku. ”Semua sudah sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku. sehingga dugaan penyalagunaan wewenang yang ditujukan kepada Gubernur tidak mendasar. Sudah sesuai dengan regulasi yang ada. Jadi SK yang dimaksud tidak mengandung unsur penyalagunaan wewenang,” tukas Nopian.

Adapun LSM yang melapor adalah LSM Lentera Kedaulatan Rakyat (Lekra) yang dikomandoi oleh Deno Marlandone. Ia secara resmi melaporkan Gubernur Rohidin Mersyah ke Bareskrim. Rohidin dilaporkan atas dugaan penyalahgunaan wewenang terkait UP pajak.

“Mirip dengan kasus UJH, ini terkait SK yang diterbitkan oleh Gubernur Bengkulu tahun 2017 dan 2018,” kata Deno selaku Presiden Lekra, usai melapor di Jakarta.(tew)

Berita Lainnya

Rusli Bertahan Maju Pilwagub

BENGKULU – Tahapan Pemilihan Wakil Gubernur (Pilwagub) mandeg di parpol pengusung. Dua nama Calon Wakil ...

error: Content is protected !!