Kamis , 18 April 2019
Home / Berita utama / Mercusuar Peninggalan Mantan Gubernur Agusrin Segera Dirobohkan

Mercusuar Peninggalan Mantan Gubernur Agusrin Segera Dirobohkan

BAKAL JADI KENANGAN: View Tower yang dibangun di era mantan Gubernur Bengkulu, Agusrin M Najamudin sebentar lagi akan dirobohkan demi keselamatan. (foto : dokumen RB)

BENGKULU – Rencana merobohkan tugu mercusuar View Tower di Lapangan Merdeka sepertinya akan segera direalisasikan di awal bulan Maret. Karena awal maret itu Pemprov Bengkulu selaku pemilik aset sudah menerima hasil kajian teknis dan kajian akademik dari pihak konsultan. Ini disampaikan Plt Kadis PUPR Provinsi Bengkulu, Maulizar Agustin kemarin (4/1).

“View tower itu melalui kajian akademik dulu. Sekarang hasilnya belum keluar, baru akan dilakukan kajian melalui konsultan independen. Hasil dari kajian itulah nanti keputusannya dihancurkan atau tidak. InsyaAllah awal Maret,” kata Maulizar.

Dikatakannya, anggaran untuk menghancurkan proyek mercusuar di era mantan Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin  itu sudah ada di APBD murni 2019. Totalnya Rp 100 juta melalui pekerjaan penunjukan langsung (PL) yang akan dikerjakan oleh Bidang Cipta Karya (CK) PUPR. “Kita sudah serahkan ke konsultan untuk kajiannya, terserah konsultan mau minta kajian dari Unib, UGM atau ahli dari luar negeri,” ujar Maulizar.

Kepala BPKD Provinsi bengkulu Heru Susanto melalui Kabid Aset Syahrul Aswardi mengatakan belum lama ini sudah menggelar rapat bersama gubernur membahas soal proyek yang sudah menguras puluhan miliar tersebut. Ia mengatakan memang kemungkinan besar View Tower akan dirobohkan atau dihancurkan. Kemudian baru dilakukan penghapusan aset.

“Hancurkan dulu baru hapus dari aset. Untuk penghapusan aset itu nanti, tunggu dihancurkan dulu baru dilakukan penghapusan aset. Nanti dilihat dan dipisahkan aset-aset atau material yang masih layak dilelang atau dijual. Yang tidak layak dihancurkan semua,” jelas Syahrul.

Saat ini, kata Syahrul masih menunggu hasil kajian teknis dari PUPR. “Setelah ada hasil kajisannya itu tim serahkan ke bagia aset dan kita buat telaah untuk disampaikan minta persetujuan gubernur. Setelah ada persetujuan gubernur kita serahkan ke DPRD minta persetujuan juga. Sebab kalau bangunan itu dimusnahkan atau dirobohka tanpa dibagun kembali wajib ada persetujuan DPRD dan diparipurnakan. Kecuali kalau dihancurkan tapi dibangun bangunan yang baru tidak perlu minta persetujuan DPRD,” terang Syahrul.

Sebelumnya Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA  mengatakanmemang kalau secara kasat mata tidak memungkinkan lagi kalau View Tower itu dipertahankan atau diperbaiki. “Kemudian kita mendengar dari aspirasi masyarakat untuk mengembalikan fungsi lapangan merdeka. Sejak dibangun view tower ini tidak pernah difungsikan. Jadi sudah pasti tidak punya nilai ekonomi lagi. Kemudian kondisinya sudah membahayakan. Sudah mulai rontok kalau jatuh membahayakan sekali mengancam keselamatan,” demikian Rohidin.(tew)

Berita Lainnya

Insentif Dokter Belum Dibayar, Termasuk Uang BPJS

CURUP – Meskipun sudah memasuki pertengah April 2019 atau sudah menjelang akhir Catur Wulan Pertama ...

error: Content is protected !!