Sabtu , 20 April 2019
Home / Berita utama / Serapan Anggaran Rendah Jadi Salah Satu Indikator Mutasi Jilid II Bergulir

Serapan Anggaran Rendah Jadi Salah Satu Indikator Mutasi Jilid II Bergulir

BENGKULU – Mutasi pejabat eselon II di lingkup Pemerintahan Daerah Provinsi dalam waktu dekat bergulir. Hasil uji kompetisi dan assesment pejabat eselon II yang dilakukan beberapa waktu lalu sudah dikirim ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Untuk meminta tanggapan dari KASN terhadap perolehan kemampuan yang dimiliki oleh para pejabat eselon II tersebut. Nantinya KASN akan mengeluarkan rekomendasi atau tanggapan pejabat mana saja yang perlu dirotasi, pertahankan atau dimutasi karena hasil jobfitnya tersebut.

Gubernur Bengkulu Dr. drh. Rohidin Mersyah, MMA mengatakan, saat ini mereka tengah mengevaluasi jobfit pejabat eselon II tersebut. Untuk persiapan dilakukannya mutasi jabatan eselon II dalam waktu dekat ini. “Kita masih melakukan evaluasi terhadap jobfit,” kata Rohidin.

Sebagai Gubernur, Rohidin ingin memiliki pejabat yang berintegritas, jujur, disiplin dan pekerja keras. Selain itu juga pejabat yang tidak hanya menunggu, tapi kreatif dan inovatif sesuai dengan bidang tugasnya. Kemudian memiliki jiwa kepemimpinan sehingga mampu menggerakkan tim dan para stafnya. “Itu kriteria pejabat yang nantinya akan baik kinerjanya,” terang Rohidin.

Dia juga menjelaskan, serapan anggaran di organisasi perangkat daerah (OPD) akan mempengaruhi penilaian. Itu merupakan salah satu ukuran kinerja. Sementara itu, kinerja pemda provinsi berkaca dari serapan anggaran selama 6 tahun, atau selama 6 tahun pelaksanaan tepra. Provinsi Bengkulu telah mengalami kenaikan realisasi anggaran sebesar 6,41 persen di akhir tahun 2015, dibanding realisasi anggaran tahun 2012. Namun mengalami penurunan pada tahun 2016 dan 2017 dengan realisasi terendah di tahun 2017 sebesar -0,93.

Dengan rincian, tahun 2012 serapan anggaran 87,13 persen, tahun 2013 90,34 persen, tahun 2014 93,26 persen, tahun 2015 93,54 persen, tahun 2016 87,82 persen, tahun 2017, 84,51 persen dan terakhir tahun 2018 serapan anggaran terealisasi sebesar 89,31 persen. Atau ada kenaikan 5 persen dari serapan tahun 2017.

Namun bukan hanya serapan anggaran yang tinggi yang dia inginkan. Tapi dalam merencanakan sebuah pembangunan terkait dengan penggunaan anggaran, harus tepat. Dalam artian ketika dibangun bisa langsung dimanfaatkan masyarakat. “Jadi tidak lagi dirombak, siapapun nantinya akan melanjutkan pembangunan itu. Sebab itu sudha menjadi kebutuhan daerah,” terangnya.

Desakan untuk melakukan evaluasi terhadap para pejabat terus bermunculan, salah satunya dari anggota DPRD Provinsi Bengkulu yang merasa gerah dengan lambannya pembangunan. Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Helmi Paman meminta gubernur mengganti pejabat yang tidak bisa bekerja. “Menempatkan pejabat harus sesuai dengan kemampuannya. Jangan menggunakan pejabat yang ternyata tidak bisa bekerja,” terang Helmi Paman.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Ir. Diah Irianti, M.Si mengatakan saat ini hasil evaluasi sudah ada. Dan proses untuk menuju ke mutasi  tersebut harus lapor dulu ke KASN. “Jadi hasil jobfit kemarin sudah kita sampaikan ke KASN,’ kata Diah.

Data yang diserahkan ke KASN tersebut sudah sangat lengkap. Nantinya KASN yang akan memberikan penilaian sesuai dengan hasil itu baiknya bagaimana. Dengan penilaian atau juga rekomendasi tersebut, nantinya mutasi bisa prosedural. Dalam artian tidak ada lagi celah pelanggaran yang bisa dilaporkan. “Dari pada nanti muncul laporan-laporan, ya kita antisipasi dari sekarang dengan mengirimkan hasilnya ke KASN,” terangnya.

Dia menjelaskan juga dari hasil jobfit itu sudah sangat terlihat berapa pejabat yang perlu dirotasi, pertahankan atau diganti. “Datanyakan sudah lengkap. Kalau terkait isinya saya juga tidak tahu isinya seperti apa karena saya juga peserta,” tutupnya.(del)

Berita Lainnya

Macet, Pohon Tumbang di Jalan Lintas Padang Panjang

KOTA MANNA – Hujan deras yang mengguyur Kota Manna Jumat (19/4) malam sekitar pukul 22.30 ...

error: Content is protected !!