Kamis , 23 Mei 2019
Home / Breaking News / Direksi PD RAN Dilantik, Wawali Minta Bekerja Maksimal

Direksi PD RAN Dilantik, Wawali Minta Bekerja Maksimal

PELANTIKAN: Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, SE, MM secara resmi melantik jajaran Direksi PD Ratu Agung Niaga (RAN) Kota Bengkulu. (foto : wahyu/rb)

BENGKULU – Wakil Walikota (Wawali) Bengkulu, Dedy Wahyudi, SE, MM, secara resmi melantik jajaran direksi Perusahaan Daerah Ratu Agung Niaga (PD RAN) Kota Bengkulu masa bakti 2018-2023, Senin (7/1) pagi di Ruang Hidayah Kantor Walikota.

Adapun jajaran direksi itu yakni, 3 Direktur PD RAN yang dilantik adalah, Ainul Hakim sebagai Direktur Utama PD RAN, Merry Ekawati sebagai Direktur Operasional, dan Ahmad Andi Irawan sebagai Direktur Umum.

Dalam kesempatan itu, Wawali menyampaikan, lewat pelantikan ini juga ada harapan besar bagi Pemerintah Kota Bengkulu terhadap manajemen PD RAN. “Harapan itu kini disandang oleh jajaran PD RAN, semuanya harus bekerja profesional dan maksimal. Karena besar harapan kita PD RAN menjadi perusahaan yang tumbuh dan berkembang serta mampu bersaing dengan perusahaan daerah lainnya,” ujar Dedy.

Dedy menambahkan, PD RAN harus menyiapkan program yang mendukung Pemerintah Kota Bengkulu. Terutama program yang juga berkaitan dengan kebutuhan masyarakat  “Kita ingin pasar-pasar yang ada di Kota Bengkulu ini dikelola oleh perusahaan daerah, tidak menutup kemungkinan nanti PD RAN akan dilibatkan,” jelasnya.

Selain itu lanjut Dedy, PD RAN juga harus melakukan inovasi yang bermanfaat, dan harus bisa mengubah pola pikir masyarakat bahwa perusahaan daerah itu bisa bangkit dan bersaing. “Ya semoga ke depan PD RAN menjadi perusahaan yang maju,” harapnya.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota, Rena Anggraini, SP mengungkapkan, bahwa dewan tidak pernah dilibatkan dalam penentuan jajaran direksi PD RAN tersebut. “Setahu saya kalau kami (dewan, red) tidak pernah dilibatkan. Seharusnya dalam penentuan jajaran direksi itu kita dilibatkan, sebab itu merupakan perusahaan daerah. Karena dewan juga bagian dari fungsi kontrol pengawasan,” ketus Rena.

Ditambahkan Rena, seharusnya perlu dilakukan audit soal keuangan PD RAN. Apalagi berkaitan dengan keuangannya termasuk utang maupun piutangnya selama ini berapa angka pastinya. Selain itu ia menyatakan, dalam menyikapi kinerja perusahaan daerah perlu diadakan evaluasi terhadap manajemen PD RAN. Dinilai pihak manajemen tidak mempunyai core business yang jelas, sehingga dari tahun ke tahun terus merugi.

“PD RAN itu merupakan perusahaan yang berdiri sejak lama. Sementara juga sudah beberapa kali ganti pimpinan manajemen. Semua total piutang yang ada itu juga harus ditagih, dan walikota juga harus membenahi perusahaan tersebut apabila perusahaan masih ingin digunakan untuk menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD),” bebernya. (new)

Berita Lainnya

Diskop UKM Tutup 200 Koperasi

BENGKULU – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah ( Diskop dan UKM) Kota Bengkulu, tahun ini ...

error: Content is protected !!