Senin , 27 Mei 2019
Home / Berita utama / Ini Pesan Rohidin Untuk Kepala OJK yang Baru

Ini Pesan Rohidin Untuk Kepala OJK yang Baru

PIMPINAN BARU: Proses pelantikan dan serah terima jabatan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu yang digelar di Ruang Pola Provinsi Bengkulu, Senin (7/1). (foto : ade/rb)

BENGKULU – Ada empat hal yang diinginkan oleh Gubernur Bengkulu, Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, MMA pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam waktu dekat ini. Hal ini disampaikan Rohidin usai menghadiri pelantikan Yusri sebagai Kepala OJK Provinsi Bengkulu menggantikan Yan Syafri sebagai Analis Eksekutif pada Deputi Komisioner Pengawas Perbankan, di Ruang Pola Provinsi Bengkulu, Senin (7/1).

Pertama adalah mendampingi Bank Bengkulu untuk persiapannya bermetamorfosa menjadi bank syariah. OJK akan berperan penting dalam melakukan  survei awal dan pendampingan sehingga keuangan syariah berkembang dengan baik. “Kita ingin mengakselerasi pengembangan sistem keuangan syariah. Termasuk bagaimana melakukan pendampingan dengan Bank Bengkulu menjadi bank syariah,” kata Rohidin.

Kedua, melakukan edukasi dan pengembangan terkait dengan pertumbuhan investasi saham bursa efek. Ini untuk menghindari masyarakat dari investasi bodong. Sebab saat ini masyarakat Bengkulu sudah mulai mengenal bursa efek. “Dengan peran itu nanti akan memberikan pembelajaran pada masyarakat sehingga bisa menghindari masyarakat dari investasi bodong yang bisa merugikan,” ujarnya.

Ketiga, finansial teknologi dengan menggalakkan pembayaran non tunai dan mengurangi pembayaran tunai. Kemudian, mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat untuk menggunakan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). “Ini yang saya rasa hal pokok yang harus dilakukan oleh OJK,” imbuhnya.

Dia menaruh harapan baru pada Yusri yang sudah dilantik menjadi kepala OJK. Sebab perkembangan ekonomi tidak pernah lepas dari OJK. Sebagai gubernur pemegang kendali pemerintahan di Bengkulu tidak mungkin berjalan sendiri. Sehingga perlu sinergisitas dengan seluruh pihak.

“OJK sebagai pemegang regulasi, pengidentifikasian masalah infrastruktur jasa keuangan mencari solusi produktif. Melaksanakan fungsi pengawasan edukasi mempercepat literasi. Dengan demikian OJK jadi bagian yang tidak terpisahkan dalam industri jasa keuangan. Secara kebijakan nasional pertumbuhan ekonomi rata partisipatif dan inklusif,” jelas Rohidin.

Rohidin mengatakan, dari sisi indikator ekonomi makro, Bengkulu dapat angka yang sangat produktif. “2019 ekonomi Bengkulu semakin baik,” katanya.

Sementara itu, sebelum dilakukan serah terima jabatan kepala OJK, Yusri diambil sumpah dan sumpah jabatan oleh Komisioner OJK Pusat Bidang Perlindungan Konsumen, Tirta Segara. Menurut Tirta, ekonomi Bengkulu tumbuh selalu di atas 5 persen melebihi rata-rata nasional. “Inflasi lebih rendah dari rata-rata nasional. Sisi penyaluran perbankan juga di atas rata-rata nasional,” beber Tirta.

Dia berharap Kantor OJK dapat mendorong jasa keuangan di Provinsi Bengkulu. “Untuk lebih mendorong peranannya di provinsi yang dibanggakan,” tutupnya. (del)

Berita Lainnya

Lantaran Coba Perkosa Ibu Kandung, Wartawan Diamankan

KOTA BINTUHAN – Wartawan (30) warga Desa Talang Padang Kecamatan Kinal diamankan anggota Polsek Kaur ...

error: Content is protected !!