Kamis , 21 Februari 2019
Home / Daerah / Mukomuko / 119 Honorer Daerah Daerah Naik Status jadi Tenaga Pendidik

119 Honorer Daerah Daerah Naik Status jadi Tenaga Pendidik

MUKOMUKO – Tahun ini jadi berkah bagi honorer daerah (honda), tenaga pendidik atau guru dan tenaga kependidikan atau tenaga TU dan staf sekolah. Selain naik gaji, Disdikbud Mukomuko juga memberi peluang alih profesi bagi honda. Khususnya dari jabatan sebagai tenaga kependidikan, naik jadi tenaga pendidik.

Dari data sementara Disdikbud, paling sedikit ada 119 orang tenaga kependidikan beralih status jadi tenaga pendidik honda. Dengan beralih status itu, berbeda juga gaji bulanan yang bakal mereka dapatkan. Dari tenaga kependidikan hanya Rp 800 ribu per bulan, akan bertambah jadi Rp 1 juta per bulan.

Kepala Disdikbud Mukomuko Saburdi, S.Pd, M.Hum mengatakan, peluang alih profesi itu hanya berlaku bagi tenaga kependidikan yang sudah menyelesaikan pendidikan sarjana (S1). Dengan kualifikasi sebagai guru, dibuktikan gelar yang disandangnya berupa S.Pd atau S.Pd.SD.

Sedangkan yang gelar S1-nya, misal SE, SH, S.IP atau lainnya tidak ada peluang untuk mengajukan pengalihan profesi dari tenaga kependidikan jadi tenaga pendidik. “Sementara, yang alih fungsi dari tenaga kependidikan jadi guru hanya 105 orang, ditambah 14 orang dari PAUD. Alih fungsi  tergantung pendidikan. Misalnya lulusan atau jurusan pendidikan seperti S.Pd, S.Pd.SD,” terang Saburdi.

Pengalihan itu, sudah disampaikan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mukomuko. Untuk finalnya, masih menunggu hasil telaah, verifikasi dan penetapan dari BKPSDM. “Rekomendasi yang dialih fungsikan dari TU ke guru sudah ke BKPSDM. Tapi hingga kini belum ada jawaban,” kata Saburdi.

Terkait kenaikan gaji, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan honda menurut Saburdi sudah disiapkan anggaran Rp 13,8 miliar. Anggaran itu meningkat Rp 800 juta dibanding anggaran untuk keperluan yang sama tahun 2018. Dengan jumlah tenaga honda dibawah naungan Disdikbuk 1.204 orang. Terdiri guru honda sebelum ada pengalihan status, sebanyak 747 orang, sisanya tenaga kependidikan.

“Bertambahnya anggaran itu, untuk mengakomodir kenaikan gaji dua item itu. Tenaga pendidik dari sebelumnya hanya Rp 950 ribu per bulan, kini jadi Rp 1 juta per bulan. Sedangkan tenaga kependidikan, dari Rp 800 ribu per bulan, naik jadi Rp 850 ribu per bulan,” demikian Saburdi.(hue)

Berita Lainnya

Awasi Proses Pembangunan

MUKOMUKO – Semakin gencarnya pembangunan yang dilaksanakan pemerintah. Mulai dari pemerintah tingkat pusat, provinsi, kabupaten, ...