Sabtu , 25 Mei 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Modal Uang Rp 50 Ribu, Pria Beristri Nekat Setubuhi Anak Teman Sendiri

Modal Uang Rp 50 Ribu, Pria Beristri Nekat Setubuhi Anak Teman Sendiri

PERSETUBUHAN: Pelaku persetubuhan anak teman sendiri yang kini terancam hukuman penjara 15 tahun diamankan pihak kepolisian. (foto : shandy/rb)

ARGA MAKMUR– Kasus persetubuhan anak dibawah umur kembali terjadi. Selasa (8/1) malam, sekitar pukul 23.00 WIB, Rusmanto nekat menyetubuhi Kuntum (12) pelajar kelas IV SD.  Pria yang sudah memiliki istri dan dua orang anak tersebut, ditangkap warga Desa Sumber Rejo Hulu Palik Rabu (9/1) dinihari pukul 03.00 WIB di wilayah Kecamatan Ketahun. Pelaku hendak melarikan diri ke Mukomuko.

Kejadian ini berawal saat pelaku melintasi persawahan dibelakang rumah korban. Saat itu pelaku datang ke rumah korban dengan alasan hendak menumpang mengecas Hp miliknya. Namun ayah korban sudah tidur. Pelaku melihat korban berbaring di ruang tengah rumah. Saat itulah pelaku berpikir untuk menyetubuhi korban dan merayunya. Pelaku mengajak korban keluar dari belakang rumah menuju pondok persawahan dengan memberikan uang Rp 50 ribu agar korban mau melucuti pakaiannya sendiri.

Korban yang masih lugu menuruti saja permintaan pelaku hingga pelaku melakukan perbuatan itu. Kasus ini terbongkar setelah korban yang kesakitan berteriak dan didengar oleh kakak ipar korban di dalam rumah. Curiga dengan suara tersebut, kakak ipar korban melihat ke pondok sawah dan mendapati pelaku dan adik iparnya melakukan perbuatan tersebut. Keduanya lantas diminta masuk ke dalam rumah dan akan dilaporkan pada orangtua korban. Namun pelaku langsung kabur hingga perbuatan ini dilaporkan ke Polisi.

Pelaku mengaku khilaf saat melakukan perbuatannya. Namun ia membantah jika memperkosa korban. Menurutnya korban mau setelah pelaku merayu korban. Ia juga mengaku sudah beberapa kali memperhatikan korban saat berkunjung ke rumahnya untuk bertemu dengan orang tua korban. “Waktu saya ajak ke luar rumah korban itu mengikuti saja dan saya memberikan uang Rp 50 ribu,” katanya.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP. Ariefaldi WN, SH, S.IK melalui Kasat Reskrim AKP. M Jufri, S.IK menuturkan polisi gerak cepat mendatangi kediaman pelaku saat menerima laporan. Namun dari keterangan saksi-saksi pelaku menuju Mukomuko. “Makanya kita lakukan pengejaran dan mendatangkan pelaku di Ketahun saat hendak kabur,” katanya.

Pelaku ini memang sudah meresahkan masyarakat desanya. Namun selama ini pelaku bukan meresahkan warga terkait kasus pencabulan atau persetubuhan anak. Pelaku dikenal kerap mencuri hasil perkebunan masyarakat hingga warga berencana memergoki pelaku. Atas perbuatannya polisi menjerat pelaku dengan Pasal 81 Ayat (2) dengan ancaman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara. Ini lantaran pelaku diduga melakukan tipu muslihat atau bujuk rayu hingga menyetubuhi korbannya yang masih anak-anak.
“Kita sudah menyita pakaian pelaku dan korban serta barang bukti uang Rp 50 ribu yang digunakan pelaku merayu korban,” pungkas Kasat. (qia)

Berita Lainnya

Pertarungan Sengit PAN Vs Nasdem

LEBONG – Kabupaten Lebong dipastikan ikut sebagai peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020. Kendati ...

error: Content is protected !!