Senin , 17 Juni 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / 2 Hari Hilang Prengky Ditemukan Meninggal di Pantai Maras Seluma

2 Hari Hilang Prengky Ditemukan Meninggal di Pantai Maras Seluma

RSUD: Jasad Frengky (19) di bawah ke RSUD Damrah Manna. Korban ditemukan tewas mengapung di Pantai Maras, Rabu (9/1). (foto : rio/rb)

KOTA MANNA –  Sempat hilang selama dua hari,  Frengki (19), warga Aji Acin Pasar Manna  Kabupaten Bengkulu Selatan yang terseret ombak Muara Pasar Bawah Manna, Senin (7/1) sekitar pukul 16.30 WIB itu, ditemukan sudah meninggal dunia. Korban ditemukan sekitar pukul 09.30 WIB oleh  nelayan Seluma di pantai Maras Seluma dalam kondisi mengapung.

Perwakilan Basarnas Bengkulu Sisriyanto mengatakan, penemuan mayat itu oleh nelayan setempat. Saat itu, ada nelayan Pantai Maras bernama Jap (40) yang pulang melaut. Kemudian ketika perahu masih berjarak  2 mil dari bibir pantai,  Jap  melihat ada mayat mengapung di tengah laut.

Lalu Jap memanggil nelayan lainnya dan juga warga di pinggir pantai. Selanjutnya dengan dibantu nelayan dan warga, mayat tersebut langsung dinaikkan  ke kapal. Kemudian dibawa ke Pantai Muara Maras. “Setelah ditemukan para nelayan serta dibantu warga setempat, mayat dibawah ke tepi pantai sekitar pukul 10.00 WIB,” terang Sisriyanto.

Paman korban Fazlur mengatakan setelah dapat informasi ada penemuan mayat di pantai Maras, keluarga besar langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengecek kebenarannya.

Setelah dicek, keluarga memastikan bahwa mayat tersebut yakni Frengki putra pertama dari pasangan Izman dan Lifti warga jalan Aji Acin, Pasar Manna. Lalu dari pihak keluarga dibantu polisi, mayat kemudian dibawa ke RSUD Hasanuddin Damrah. “Sebelum salat Asar, jenazah langsung dikebumikan di Pemakaman Desa kota Padang Manna,” ungkap Fazlur

Sementara itu Kapolres BS AKBP. Rudy Purnomo, S.IK, MH melalui Kapolsek Kota Manna, AKP. Tasrin, SH menuturkan setelah mendapat laporan warga adanya penemuan mayat di Pantai Maras yang diduga warga BS, dirinya bersama anggotanya langsung ke TKP.

Setelah tiba di lokasi mayat masih di tengah laut. Lalu anggota langsung membantu warga jemput mayat tersebut menggunakan perahu nelayan. Setelah tiba di pinggir, mayat langsung dimasukan ke dalam kantong mayat lalu dibawa ke RSUD Hasanudin Damrah.

Setelah itu dipastikan mayat Frengki yang tenggelam, Senin (7/1) sore mayat itu diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan. “Akhirnya korban ditemukan dan sudah dibawa pulang pihak keluarganya untuk dikuburkan di tempat pemakaman keluarganyanya,” ujar Tasrin

Perlu diketahui, sebelumnya korban bersama dua rekannya  Okta (19) dan Alif (19) mandi di muara sungai Air Manna yang dekat Pantai Pasar Bawah. Saat itu mereka sedang berada di tengah sungai, tiba-tiba ombak laut besar datang.

Lalu ketiganya terseret ke tengah laut. Beruntung, Alif dan Okta berhasil selamatkan diri dan bisa menepi ke pinggir pantai. Sedangkan Frengky terseret ombak tak muncul lagi ke permukaan. Hingga akhirnya korban ditemukan setelah dua hari  tenggelam. Mayatnya ditemukan terapung di laut Pantai Maras dengan jarak 2 mil dari bibir pantai.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Selatan, Yarusdi, S.Sos, mengingatkan saat ini sedang musim hujan badai. Bahkan ombak laut sedang besar. Dia mengimbau agar warga tidak mandi di laut. Sebab khawatir terjadi kejadian serupa.

‘’Jadikan hal seperti ini pelajaran untuk kita semua agar menjauh dari bibir pantai bila cuaca buruk. Kondisi seperti ini sangat berbahya,” ujar Yarusdi.

Sementara itu Kapolres Aeluma AKBP. I Nyoman Merthadana, S.IK melalui Kepolsek SAM Iptu. Sukari, mengatakan adanya penemuan mayat warga Bengkulu Selatan ini langsung berkordinasi dengan Polres Bengkulu Selatan. ‘’Usai kita lakukan identifikasi, jasad korban langsung kita antar ke rumah duka,” terang Sukari.

Ini jadi pelajaran bagi masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Seluma. Jangan mandi di muara jika memang cuaca sedang tidak bersahabat. Apalagi saat ini cuaca lagi ekstrim. Ombak masih tinggi dan sangat berbahaya.(tek/aba)

Berita Lainnya

Sungai Air Pino Ancam Rumah Warga

PASAR MANNA – Tingginya curah hujan yang melanda wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) akhir-akhir ini, ...

error: Content is protected !!