Tuesday , 22 January 2019
Home / Metropolis / Anggaran Jalan Rp 97 Miliar Belum Aman, Masih Menunggu Kepastian PT. SMI

Anggaran Jalan Rp 97 Miliar Belum Aman, Masih Menunggu Kepastian PT. SMI

TANAM: Jalan berlobang di kawasan Jalan Jaya Wijaya simpang empat kompi Jalan Danau ini ditanam pohon pisang oleh warga sebagai bentuk protes. (foto : wahyu/rb)

BENGKULU– Meski anggaran pembangunan jalan poros sebanyak 18 titik di wilayah Kota Bengkulu dengan total anggaran Rp 97 miliar sudah tertulis dalam APBD 2019, namun ternyata masih belum aman. Sebab, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu masih menunggu kepastian realisasi bantuan dana pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastuktur (SMI). Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota, Syafriandi.

“Ya sejauh ini kita masih menunggu kepastian (pinjaman SMI), rencana besok (hari ini) kita akan berangkat ke Jakarta berkonsultasi dengan SMI dan Kemendagri soal kejelasan dana SMI tersebut terkhusus progress dana pinjaman untuk pembangunan jalan itu,” kata Syafriandi.

Meski masih menunggu kepastian tersebut, Syafriandi menambahkan, pihaknya optimis bahwa usulan pinjaman dana SMI terkhusus untuk pembangunan jalan tersebut akan terealisasi sepenuhnya. Mengingat kabar baik dari tim progress pinjaman dana SMI tersebut. “Mudah-mudahan usulan kita itu diterima sepenuhnya. Apalagi inikan berkaitan dengan pembangunan infrastuktur demi kepentingan bersama,” tambahnya.

Selain itu dikatakan Syafriandi, jika dilihat dari tahun ke tahun peningkatan anggaran infrastuktur kota memang telah terjadi peningkatan yang sangat luar biasa. Bahkan peningkatan anggaran ini juga dengan tujuan demi mewujudkan kenyamanan manfaat akan infrastruktur jalan demi masyarakat Kota Bengkulu.

“Jika dilihat anggaran perbaikan jalan setiap tahun  memang terjadi peningkatan yang luar biasa. Bahkan malah bisa dikatakan over target. Namun kedepan anggaran infrastuktur ini tetap terus meningkat demi kemajuan daerah yang terus menggeliat, karena pembangunan jalan kebutuhan masyarakat,” tambahnya Syafriandi.

Jalan Berlubang

Sementara itu, kemarin warga di Jalan Danau perbatasan Kelurahan Panorama dan Dusun Besar Kota Bengkulu menanam pohon pisang besar di tengah jalan yang berlubang. Aksi tersebut sebagai bentuk kekesalan warga lantaran jalan lintas lalu lintas tersebut selalu rusak dan minim perhatian dari pemerintah.

Seperti disampaikan Yakub (49) aksi warga tersebut sebagai bentuk protes agar pemerintah daerah dapat memperbaiki jalan tersebut, karena berisiko menimbulkan kecelakaan bagi pengguna jalan khususnya pengendara kendaraan bermotor roda dua. “Jalan ini sudah lama berlobang. Tapi sampai saat ini  tidak pernah diperbaiki. Apalagi beberapa truk besar sering kali melintasi jalan ini, sehingga gampang sekali rusak,” tutur Yakub

Terkait hal ini, Kadis PUPR Kota Bengkulu, Syafriandi, MSi mengatakan sudah mengetahui kondisi itu. “Kalau untuk sementara ini kita akan atasi dengan tampal terlebih dahulu untuk antisipasi agar tidak terjadi kecelakaan. Mudah-mudahan ditahun 2019 ini, kepastian dana dari SMI untuk pembangunan jalan terealisasi,” terang Syafriandi.(new)

 

Berita Lainnya

Pembuatan Akta Kelahiran Bisa Pakai WA

BENGKULU – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Bengkulu melansir Kota Bengkulu terbanyak anak ...