Selasa , 20 Agustus 2019
Home / Metropolis / Patung Kuda Simpang Lima Bakal Diganti Patung Fatmawati

Patung Kuda Simpang Lima Bakal Diganti Patung Fatmawati

RAPAT: Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA saat rapat membahas lokasi penempatan patung Fatmawati Soekarno, Kamis (10/1).

BENGKULU – Ditargetkan 10 Agustus mendatang, monumen Fatmawati sudah berdiri kokoh di Simpang Lima atau Simpang Lima Ratu Samban Kota Bengkulu. Nantinya Patung Kuda akan dipindahkan posisinya. Mengapa di Simpang Lima? karena rumah Fatmawati juga berada di wilayah tersebut. Kemudian simpang lima merupakan tempat paling strategis di Kota Bengkulu.

Sebagai wujud penghormatan, penghargaan dan simbol sejarah perjuangan Ibu Negara pertama Indonesia itu. Yang juga merupakan tokoh Bengkulu penjahit bendera pertama Republik Indonesia.

Gubernur Bengkulu, Dr. drh. Rohidin Mersyah, MMA menegaskan, sosok Fatmawati Soekarno merupakan kebanggaan masyarakat Bengkulu, dan bukti bahwa Bengkulu memiliki peran penting dalam kemerdekaan Indonesia. “Di dunia ini tidak ada Ibu Negara yang menjahit Bendera, cuma Ibu Fatmawati satu-satunya,” ujar Rohidin dalam pertemuan di Bandara Fatmawati Soekarno, Kamis(10/1)

Dia menjelaskan pembangunan monumen itu sudah dirancang sejak setahun lalu. Rencananya monumen ini diletakkan di pintu masuk Bandara Fatmawati Soekarno. Namun seiring jalan atas kesepakatan keluarga Fatmawati Soekarno, monumen akan didirikan di Kawasan Simpang Lima yang merupakan pusat perkotaan Bengkulu.

“Patung Kuda yang saat ini berdiri akan dipindahkan. Baru nanti Monumen Fatmawati sedang menjahit Bendera akan berdiri disana,” kata Rohidin.

Ketua Yayasan Fatmawati, Maulana Singadikane dalam pertemuan itu menjelaskan kelima anak Soekarno Fatmawati telah sepakat dengan pembangunan monumen Fatmawati. Begitu juga dengan posisi peletakkannya di Simpang Lima yang merupakan pusat Kota Bengkulu.  “Guntur, Megawati, Sukmawati, Rachmawati, dan Guruh, semuanya telah setuju pembangunan monumen ini,” ungkap Maulana

Beberapa pertimbangan, monumen didirikan di pusat kota antaranya, simpang lima daerah strategis aktivitas masyarakat. Rumah Fatmawati Soekarno terletak di daerah tersebut. Simpang lima perwujudan Pancasila, dan lokasi rumah orangtua Fatmawati (Hasan Din) terletak disana (yang sekarang menjadi kantor BNI 46).

“Simpang lima menjadi pilihan lokasi pendirian Monumen, nilai historis masa lalu menjadi pertimbangannya,” ungkapnya.

Sementara itu Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, SE, MM mengatakan monumen ini menjadi trigger mendapatkan perhatian pemerintah pusat. Khususnya dalam pembangunan infrastruktur untuk Bengkulu. “Berdirinya monumen Fatmawati Soekarno merupakan momentum berharga mengetuk perhatian pemerintah pusat kepada Bengkulu. Khususnya untuk pelebaran jalan di sepanjang Bandara hingga titik nol Kota Bengkulu, sehingga manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat,” tutup Dedy.(del)

Berita Lainnya

Dewan Ingatkan Serapan Anggaran OPD

BENGKULU – Memasuki pembahasan KUA-PPAS rancangan APBD 2020, DPRD Kota Bengkulu meminta agar Organisasi Pemerintah ...

error: Content is protected !!