Jumat , 26 April 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Sekda: Belum Terima Putusan Inkracht, 6 ASN Koruptor Masih Bekerja

Sekda: Belum Terima Putusan Inkracht, 6 ASN Koruptor Masih Bekerja

KEPAHIANG – Kendati pada akhir tahun lalu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang sudah melakukan pemecatan, terhadap 16 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat kasus korupsi, namun ruipanya masih ada ASN yang terlibat korupsi masih bebas bekerja sampai saat ini.

Pemecatan ASN yang terlibat korupsi itu sendiri berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, yakni MenPAN-RB, Mendagri, dan Kepala BKN beberapa waktu lalu tersebut. Terkait adanya ASN yang tersandung korupsi dan masih bekerja seperti biasanya itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepahiang Zamzami Zubir, SE, MM mengatakan, pihaknya belum mendapatkan putusan incracht.

Menurutnya, dasar untuk melakukan pemecatan yang menimpa ke16 ASN sebelumnya, adalah putusan incracht atau putusan yang sudah berkekuatan hukum tetap. Ia pun membantah adanya tebang pilih dalam penerapan pemecatan itu.

“Jumlah ASN kita yang terlibat kasus korupsi ada 28 orang. Dari jumlah tersebut ada 16 orang yang sudah ada salinan putusan incracht, sementara  6 orang lainnya belum ada salinan putusan incracht dari pengadilan. Kemudian 5 orang lagi itu sudah pindah tugas ke luar Kabupaten Kepahiang, dan 1 orang telah meninggal dunia,” jelas Zamzami.

Kendati demikian, Zamzami menegaskan bahwa hingga saat ini Pemkab Kepahiang masih melakukan koordinasi dengan pihak Pengadilan Negeri (PN) Curup, terkait salinan putusan incracht atas status hukum keenam ASN koruptor tersebut. “Ya kalau nanti kita sudah terima salinan putusan incracht, maka keenam ASN koruptor yang tersisa, mau tak mau harus kita berhentikan. Karena ini aturan negara dan harus ditaati,” demikian Zamzami. (sly)

Berita Lainnya

–Lintas–Butuh Bak Sampah

KEPAHIANG – Kawasan wisata Kepahiang Mountain Valley yang terletak di perkebunan teh Desa Sido Rejo ...

error: Content is protected !!