Jumat , 26 April 2019
Home / Uncategorized / Ingkar Janji Membajak Sawah, Petani Talang Babatan Dianiaya

Ingkar Janji Membajak Sawah, Petani Talang Babatan Dianiaya

DIAMANKAN: EA (65) pelaku penganiayaan terhadap Bejo Suparno (49), Senin (14/1) diamankan Satuan Reskrim Polres Kepahiang.

KEPAHIANG – Gara-gara tidak menepati janjinya untuk membajak sawah, Bejo Suparno (49) warga Desa Talang Babatan, Kecamatan Muara Kemumu, harus mengalami tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh EA (65), warga Desa Talang Tebat Gawe, Kecamatan Bermani Ilir. Akibatnya korban Bejo harus mengalami beberapa luka memar di tubuhnya akibat dipukul oleh pelaku dengan menggunakan sepotong kayu kopi.

Data terhimpun RB, kejadian bermula pada awal Januari lalu, pelaku meminta korban untuk membajak sawah miliknya, dengan sejumlah upah yang ditawarkan. Oleh korban pun mengiyakan dan berjanji akan membajak sawah pelaku dan sepakat dengan upah yang ditawarkan pelaku.

Namun setelah ditunggu-tunggu hingga beberapa hari, korban tak kunjung menepati janjinya untuk membajak sawah pelaku. Hal ini akhirnya membuat pelaku marah dan mencari korban ke rumahnya. Selanjutnya pada 6 Januari lalu, pelaku berniat mencari korban yang kabarnya sedang bekerja di sawah milik orang lain di desanya. Namun saat melewati rumah korban, pelaku ditegur oleh korban sembari bertanya “Mau kemana?”.

Pelaku yang sudah kesal dengan korban pun langsung menagih janji korban untuk membajak sawahnya. Kemudian terjadi perang mulut antara pelaku dan korban. Diduga lantaran emosi, pelaku pun kemudian memukul tubuh korban dengan sepotong kayu kopi yang terletak di samping rumah korban, dan kemudian memukul kepala korban sebanyak 1 kali , bahu 1 kali, serta tangan pelapor sebanyak 1 kali, sehingga menyebabkan pelapor luka robek dan memar.

Setelah memukul korban, pelaku kemudian pergi meninggalkan rumah korban. Oleh korban yang tidak terima atas perlakuan pelaku, pun akhirnya melapor ke Mapolres Kepahiang. Pelaku diamankan jajaran Satuan Reskrim Polres Kepahiang sekitar pukul 14.00 WIB kemarin (14/1), ketika sedang membajak sawahnya.

Kapolres Kepahiang, AKBP Pahala Simanjuntak, SH, S.IK melalui Kasat Reskrim AKP Yusiady, S.IK ketika dikonfirmasi menerangkan, pascalaporan yang disampaikan korban pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa pelaku menghilang dari rumahnya, bahkan pihak keluarga pelaku mengaku tidak tahu keberadaan pelaku.

“Kemudian pagi tadi (kemarin, red) kita mendapatkan informasi bahwa pelaku terlihat sedang membajak sawahnya di Desa Talang Tebat Gawe. Mendapatkan informasi tersebut, kita kemudian langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke Polres Kepahiang,” ungkap Yusiady. (sly)

Berita Lainnya

Pemda Provinsi Proses SK CPNS Susulan

BENGKULU –Sebanyak 285 CPNS Pemprov Bengkulu yang sudah menerima SK pengangkatan CPNS pada 28 Februari ...

error: Content is protected !!