Jumat , 22 Maret 2019
Home / Metropolis / Buat Zona Kalam, PDAM Butuh Rp 5 Miliar

Buat Zona Kalam, PDAM Butuh Rp 5 Miliar

BENGKULU – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Kota Bengkulu berencana akan membuat program zona keran air langsung minum (Kalam) yang dipusatkan di pesisir Kampung Melayu. Namun pembuatan zona kalam tersebut masih terkendala dana sebesar Rp 5 miliar untuk pemasangan sekitar 100 titik alat Kalam.

“Kita sebelumnya memang sudah pernah membuat Kalam itu. Tapi Kalam yang pernah kita buat itu hanya ada di titik tertentu, seperti RSUD kota, di masjid, serta perkantoran saja. Namun kedepan kita akan membuat Kalam sistem Zona wilayah yang dipusatkan untuk masyarakat sekitar seperti kawasan pesisir yang membutuhkan,” terang Direktur PDAM Tirta Dharma Kota, Sjobirin Hasan, SE, MBA.

Dikatakan Sjobirin, dengan anggaran sekitar Rp 5 miliar itu, nantinya akan ada pemasangan alat Kalam yang berjumlah sekitar 100 sampai 200 titik dipusatkan di zona yang direncanakan di kampung bahari kawasan pesisir Kecamatan Kampung Melayu. “Kelebihan kalam inipun nantinya warga bisa menikmati air itu tanpa harus dimasak. Karena alat yang digunakan merupakan alat canggih yang bisa mengelola air langsung bisa diminum,” tuturnya.

Selain itu alasan dipilihnya kawasan pesisir kampung bahari tersebut, sambung Sjobirin, lantaran di kawasan itu merupakan kawasan yang sulit mendapatkan kebutuhan air bersih. Sehingga menjadi pilot project PDAM bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu.

“Untuk tahun ini rasanya belum bisa terealisasi program itu. Namun harapan kita program zona Kalam ini dapat terealisasi di tahun mendatang. Sebab mengingat ini merupakan program prioritas PDAM bersama Pemkot sebagai wujud masyarakat menikmati air bersih,” jelas Sjobirin.(new) 

Berita Lainnya

130.857 BNPT Disalurkan April

BENGKULU –  Sebanyak 130.587 warga se Provinsi Bengkulu tahun ini akan kembali mendapat jatah program ...