Selasa , 21 Mei 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Kembangkan Program Prukades, Gusnan Kunjungi Kemendes PDTT

Kembangkan Program Prukades, Gusnan Kunjungi Kemendes PDTT

PERTEMUAN: Plt Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi sedang berbincang dengan pihak Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dalam pertemuan, kemarin (15/1).

KOTA MANNA – Upaya Pemerintah Daerah (Pemda) Bengkulu Selatan (BS) untuk mengembangkan program Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) terus digalakkan. Bahkan, kemarin (15/1) Pelaksana Tugas (Plt) Bupati BS, Gusnan Mulyadi mengunjungi Kantor Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI dalam rangka tindak lanjut MoU pengembangan program Prukades yang ditandatangani bersama Mendes PDTT, Eko Putro Sandjojo dan PT. Hexa.

Dalam pertemuan ruang kerja Eko tersebut, ikut serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Bengkulu Selatan, Siswanto. “Kita rapat dengan Direktur Pembangunan Kawasan Perdesaan (PKP), dan PT. Hexa, sebagai upaya terusan pengembangan pengembangan program Prukades, khususnya jagung,” terang Gusnan.

Saat ini Pemda juga mengembangkan beberapa program Prukades lain yakni pengembangan budidaya patin dan padi. “Kita bersyukur, pihak kementerian siap men-support program yang tengah kita coba upayakan ini,” ungkap Gusnan.

Lebih lanjut dikatakan Gusnan, khusus untuk jagung, sangat serius menggarap program ini. Dengan harapan jagung dapat menjadi salah satu komoditi unggulan daerah. Sebagai mana pengembangan ini mulai digagas oleh Gusnan di tahun 2017 dengan kebun jagung percontohan petani dan Koperasi Duta Tani. Dilanjutkan di tahun 2018 yang lalu, sehingga Kabupaten BS menjadi kabupaten terluas menanam jagung di Provinsi Bengkulu.

“Dipilihnya jagung karena komiditi potensial untuk dikembangkan di tengah harga komoditas lain yang tengah anjlok saat ini. Ditambah dengan ketersediaan lahan tentunya, dan ini sudah pernah kita coba pada tahun sebelumnya. Juga ketersediaan Alsintan yang sudah cukup memadai, untuk mendorong program ini,” paparnya .

Sementara itu, pihak PT. Hexa sebagai perusahaan pengolah jagung sudah siap untuk bekerja sama sepenuhnya dengan pemerintah daerah sebagaimana kesepakatan yang tertuang dalam MoU dengan pihak Kemendes PDTT.

“Mereka (pihak PT. Hexa, red) akan segera ke Bengkulu, untuk mengecek kesiapan fasilitas, mengadakan meeting marathon dengan pihak perbankan dan Pemerintah Daerah, sekaligus meninjau lokasi lahan di Bengkulu Selatan,” bebernya.

Untuk menyukseskan program pro rakyat dan mendorong ekonomi produktif masyarakat ini, maka tidak ada pilihan seluruh ternak kaki 4 harus segera ditertibkan di seluruh wilayah Bengkulu Selatan. “Pemilik hewan ternak juga harus mengandangkan ternaknya sebagai dukungan program ini,” demikian Gusnan. (tek)

Berita Lainnya

Pira-Ulu Manna Rawan Longsor

PINO RAYA – Ditetapkan sebagai wilayah kecamatan rawan bencana longsor, pemerintah Kecamatan Pino Raya (Pira) ...

error: Content is protected !!