Kamis , 22 Agustus 2019
Home / Metropolis / Mengenang Jasa Pahlawan Sebagai Inspirasi Bagi Generasi Muda

Mengenang Jasa Pahlawan Sebagai Inspirasi Bagi Generasi Muda

BERSAMA: Usai acara tabur bunga menggunakan KRI Kurau 856, para pejabat yang hadir langsung melaksanakan foto bersama. (foto : hasrul/rb)

BENGKULU– Setiap tanggal 15 Januari tiap tahunnya, diperingati sebagai Hari Dharma Samudera oleh TNI Angkatan Laut (AL) di seluruh Indonesia. Hal itu dilakukan untuk mengenang perjuangan Komandan Yos Sudarso yang gugur dalam pertempuran Laut Arafuru saat melawan agresi militer Belanda.

Di Bengkulu Pangkalan TNI AL (Lanal) Bengkulu menggelar kegiatan Tabur Bunga bertempat di kolam pelabuhan Pulau Baai Bengkulu. Hadir dalam acara tabur bunga tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi seperti Sekda Provinsi, Nopian Andusti, SE, MT, perwakilan Korem, perwakilan Polda serta unsur kemaritiman lainnya. Saat tabur bunga ini dilakukan dari atas KRI Kurau 856.

Sekda Nopian mengatakan, jika kegiatan tabur sebagai bukti bahwa sekarang ini tidak melupakan sejarah dan tidak melupakan jasa para pahlawan yang gugur saat mempertahankan kemerdekaan RI. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting dilaksanakan untuk mengenang, mengingat dan menghargai jasa para pahlawan tersebut. “Ini sebagai bentuk mengenang, mengingat dan menghargai jasa pahlawan dan sekaligus menginspirasi kita agar tetap berjuang mempertahankan kemerdekaan sekarang ini,” ungkap Nopian.

Dikatakan, jika para pahlawan terdahulu bersusah payah merebut kemerdekaan. Maka sekarang seluruh masyarakat harus mempertahankan kemerdekaan ini dengan mengisi pembangunan serta selalu menjaga persatuan dan kesatuan NKRI. “Kalau dulu merebut kemerdekaan. Tugas kita generasi sekarang dan generasi yang akan datang mengisi pembangunan. Menjaga kesatuan dan persatuan kita.  Menjaga dan memperkuat serta membentengi kemerdekaan kita  dan kita tetap bersatu, tetap dalam naungan NKRI,” bebernya.

Sementara itu, Danlanal Bengkulu Letkol Laut (P), M. Andri Wahyu Sudrajat yang memimpin upacara tabur bunga mengatakan jika kegiatan tabur bunga adalah salah satu kegiatan yang dilakukan untuk  memperingati pertempuran Laut Arafuru. “Pertempuran tersebut sebetulnya mencoba untuk melawan Belanda dalam pertempuran memperebutkan Irian Barat, itu salah satu pertempuran heroik, dimana dengan keterbatasan Alut Sista berusaha untuk melawan agresi Belanda dari sisi kekuatan jauh diatas kita,” terang Danlanal M Andri.

Dia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga jasa para pahlawan dan menanamkan jiwa patriotisme ditengah masyarakat agar selalu mencintai tanah air Indonesia. “Kemerdekaan yang kita rasakan sekarang ini merupakan hasil jerih payah para pahlawan yang telah berjuang dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan,” demikian Andri. (zie)

Berita Lainnya

Resmi Dilantik, Anggota DPRD Kota Bengkulu Diminta Bersinergi dan Kerja Profesional

BENGKULU–  Pasca Pemilu Presiden RI dan Legislatif, termasuk Pemilihan Legislatif DPRD Kota Bengkulu 17 April ...

error: Content is protected !!