Jumat , 26 April 2019
Home / Daerah / Kepahiang / 11 Raperda Ditargetkan Rampung

11 Raperda Ditargetkan Rampung

ARIE/RB
DRAFT: Juru Bicara Inisiator Raperda, Rica Denis, S.Si, M.Si menyampaikan draft Raperda kepada Bupati Kepahiang, Dr. Ir. Hidayatullah Sjahid, MM, kemarin (16/1).

KEPAHIANG – Rapat paripurna perdana di tahun 2019, kemarin (16/1) digelar di DPRD Kabupaten Kepahiang. Dalam rapat paripurna yang dihadiri langsung Bupati Kepahiang, Dr. Ir. Hidayatullah Sjahid, MM dan dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang, H. Badarudin, A.Md tersebut, beragendakan Penyampaian Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) atas Usul Prakarsa Inisiatif DPRD Kepahiang.

Diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang, H. Badarudin, A.Md, dalam rapat paripurna ini, diketahui ada 11 Raperda yang ditargetkan rampung dan masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) DPRD Kabupaten Kepahiang, yakni 5 Raperda atas prakarsa DPRD dan 6 Raperda usulan eksekutif.

“Namun untuk masa sidang pertama ini, hanya 3 Raperda yang diusulkan DPRD Kabupaten Kepahiang, yang sementara akan kita rampungkan terlebih dahulu,” terang Badarudin.

Sementara Juru Bicara Inisiator Raperda Atas Prakarsa DPRD Kabupaten Kepahiang, Rica Denis, M.Si mengungkapkan, Raperda inisiatif yang telah diusulkan pada tahun 2019, dan yang akan dibahas nantinya seluruhnya sudah masuk dalam Propemperda. Harapannya ke depan Perda tersebut bisa melengkapi peraturan perundang-undangan yang ada.

“Untuk 3 Raperda yang pertama yang akan kita bahas adalah Raperda tentang Pendidikan Berkarakter, Raperda tentang Pendidikan Agama dan Pesantren, dan Raperda tentang Perlindungan Petani. Kita harap Raperda ini nantinya dapat disetujui oleh bupati, sehingga dapat dibahas di tingkat selanjutnya,” jelas Rica.

Di sisi lain Bupati Kepahiang, Dr. Ir. Hidayatullah Sjahid, MM mengatakan, kendati pada masa sidang pertama ini belum ada Raperda usulan eksekutif yang dibahas, namun hal itu tidak dipermasalahkan. Menurutnya seluruh Raperda baik yang diusulkan legislatif dan eksekutif, saat ini memang sangat dibutuhkan Kabupaten Kepahiang.

“Ada 6 Raperda yang diusulkan eksekutif, namun memang belum dibahas di masa sidang pertama ini. Hal tersebut tidak masalah, karena ini terkait persiapan usulan. Kita berharap semua usulan nantinya bisa rampung dan bisa memberikan manfaat untuk Kabupaten Kepahiang,” demikian Bupati. (sly)

Berita Lainnya

PAN dan PKPI Kehilangan Kursi

KEPAHIANG – Pemilu legislatif di Kabupaten Kepahiang memunculkan sejumlah kejutan. Partai NasDem sukses mendulang suara ...

error: Content is protected !!