Rabu , 24 April 2019
Home / Daerah / Kaur / Bahayakan Pengendara, Satpol PP Razia Ternak

Bahayakan Pengendara, Satpol PP Razia Ternak

ANGKUT: Satpol PP mengangkut ternak yang berkeliaran di jalan.

KOTA BINTUHAN – Maraknya ternak sapi, kambing hingga kerbau lalu lalang di jalan lintas saat ini sudah sangat meresahkan pengguna jalan di Kaur. Apalagi sudah banyak kendaraan yang terlibat kecelakaan akibat menabrak sapi atau kambing yang melintas di tengah jalan.

Untuk mengatasi hal ini, Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kaur terpaksa harus menggelar penertiban ternak hingga tengah malam. Pasalnya ternak-ternak liar ini kalau sore dan malam lebih banyak berkeliaran di jalan. Bahkan sapi tersebut mencari makan hingga menyisir sisa-sisa pedagang buah yang ada di depan lapangan merdeka yang lalu lintasnya cukup padat.

Meningkatnya jumlah hewan ternak berkeliaran di jalan lintas dan komplek perkantoran. Karena musim tanam padi, sehingga banyak ternak yang tidak masuk ke sawah karena tertutup pagar. Bahkan tidak jarang banyak juga ternak yang terluka akibat dibacok pemilik sawah saat seperti saat ini.

“Kita juga bingung karena pemilik ternak cuek dengan himbawan kita. Bahkan sebagian ternak ini milik PNS dan pejabat yang dipelihara orang lain. Seharusnya mereka paham, kalau ternak dikandangkan apa lagi saat musim tanam seperti ini,” ungkap Kabid Trantib Satpol PP Kaur Sulaiman Efendi kepada RB.

Dari pantauan RB, sudah beberapa hari ini Satpol PP menggelar  penertiban ternak siang dan malam. Kendati demikian jumlah ternak yang berkeliaran jumlah tidak berkurang bahkan semakin banyak. Apalagi saat hujan seperti saat ini, pemilik ternak sengaja membiarkan ternaknya berkeliaran di jalan dan rumah warga.

Tidak kapoknya pemilik ternak melepaskan ternaknya lantaran denda masih sangat kecil. Kemudian ternak tersebut banyak milik PNS itu sendiri akibatnya penegakan kurang tegas. Penertiban pun belum merata di 15 kecamatan yang ada di Kaur.

“Harapan kita, Satpol PP dan OPD terkait seharusnya mempunyai data pemilik ternak di Kaur. Berapa jumlahnya di mana kandangnya, bahkan kalau perlu harus ada aturan yang mewajibkan pemilik ternak mempunyai kandang. Jika tidak maka akan selamanya seperti ini,” kata anggota DPRD Kaur Najamudin. (cik)

Berita Lainnya

Permudah Izin, DPMTSP Jemput Bola

KOTA BINTUHAN – Memudahkan warga mengurus perizinan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ...

error: Content is protected !!