Kamis , 21 Februari 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Kades Mengundurkan Diri

Kades Mengundurkan Diri

RIO/RB
RAPAT: Anggota Komisi I gelar rapat terkait pemberhentian Kades Kembang Seri Kecamatan Pino Raya, kemarin (16/1).

KOTA MANNA – Kepala Desa Kembang Sri Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), Sarno Admi   secara mengejutkan undur diri dari jabatan sebabai Kades. Tapi secara tiba–tiba, dirinya membatalkan surat pengunduran diri sebagai Kades kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten BS. Atas masalah ini, DPRD BS mendesak agar DPMD harus memberhantikan sang Kades.

Pengunduran sang Kades didasari adanya desakan masyarakat yang menginginkan agar Sarno Admi segera berhenti dari jabatannya sebagai Kades. Sehingga Sarno Admi sudah membuat pernyataan untuk mengundurkan diri. Bahkan surat tersebut sudah di disposisi Plt Bupati BS Gusnan Mulyadi kepada DPMD.

Tapi secara mengejutkan pada 10 Januari lalu Sarno Admi kembali melayangkan surat kepada pihak kecamatan agar surat pengunduran dirinya sebagai Kades untuk tidak diproses. Maka pada Rabu pagi (16/1) Komisi I DPRD BS menggelar rapat untuk membahas polemik mundurnya sang Kades Sarno Admi.

Bahkan Komisi I DPRD Kabupaten BS menginginkan agar Sarno Admi berhenti sebagai Kades. Ini didasari disposisi dari Plt Bupati BS Gusnan Mulyadi kepada DPMD agar Sarno Admi diberhentikan sebagai Kades Kembang Seri.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten BS Haswat yang ikut rapat pembahasan surat pemberhentian Kades Kembang Seri menuntut agar DPMD tidak mengabulkan permohonan kedua dari Sarno Admi. ‘’Kita rekomendasikan agar DPMD hormati disposisi Plt Bupati,’’ terang Haswat.

Tapi terkait dengan faktor penyebab surat pengunduran diri pertama sang Kades, Haswat masih belum bisa menyimpulkan. Karena hingga kini Sarno Admi belum juga memenuhi panggilan Komisi I DPRD BS.”Hingga sekarang kita belum bisa putuskan, karena yang bersangkutan belum penuhi panggilan,” ujarnya.(tek)

Berita Lainnya

Bawaslu Masih Kekurangan Pengawas TPS

KOTA MANNA – Waktu pendaftaran pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan ditutup pada 21 Februari ...

error: Content is protected !!