Minggu , 25 Agustus 2019
Home / Daerah / Kaur / Lulus CPNS, Dua Caleg PKS Mundur

Lulus CPNS, Dua Caleg PKS Mundur

MUNDUR: Caleg PKS menyampaikan surat pengunduran diri ke KPU Kaur, karena lulus tes CPNS.

KOTA BINTUHAN – Satu lagi caleg PKS yang masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT) pada pemilu 2019 untuk DPRD Kaur mengundurkan diri karena dinyatakan lulus sebagai CPNS Kemenag Provinsi Bengkulu. Kali ini caleg dapil pemilihan I dari PKS nomor urut 7 atas nama Isman Fauzi yang mundur dan berkas pengunduran dirinya sudah disampaikan ke KPU Kaur kemarin siang (16/1).

“Tadi berkas pengunduran diri dari partai dan caleg sudah saya sampaikan ke KPU Kaur. Saya mundur karena lulus CPNS Kemenag Provinsi Bengkulu,” singkat Isman Fauzi kepada RB kemarin.

Isman bukan yang pertama mengundurkan diri sebagai caleg kendati sudah masuk dalam DCT. Sebelumnya rekan satu partainya yaitu Eka Aritia Saputri, juga mundur dari caleg dapil II. Caleg nomor 6 dapil II ini juga mundur karena lulus CPNS Kaur.

Sebelumnya ada beberapa caleg juga yang mundur, sebelum tes CPNS dengan alasan ingin fokus mendaftar sebagai CPNS di luar Kaur. Kendati sudah mundur namun parpol tidak lagi dapat mengganti caleg yang telah mundur dan masuk DCT dengan caleg lainnya. Bahkan dalam surat suara nantinya caleg yang mundur nomornya akan dikosongkan.

“Dengan mundurnya satu lagi caleg PKS siang ini, maka sudah ada 5 caleg mundur sampai saat ini. Dari total caleg 265 saat ini menjadi 260 caleg lagi,” kata anggota KPU Kaur, Irpanadi kemarin (16/1). Dengan mundurnya caleg PKS tersebut, KPU berharap parpol dan caleg yang sudah mundur yang saat ini sudah terlanjur memasang baleho dan sebagainya. Untuk segera dicabut oleh parpol atau caleg yang telah menyatakan mundur tersebut.

“Sesuai aturan namanya sudah mundur, maka semua baleho caleg tersebut yang terpasang saat ini harus dicabut kembali. Dan kita minta partai mengindahkan hal ini,” pungkas Divisi Hukum KPU Kaur, Radius kemarin.

Verifikasi Berkas

Sementara itu, pada hari terakhir penerimaan berkas peserta CPNS yang dinyatakan lulus kemarin (16/1) tidak ada satu peserta pun peserta yang tidak menyampaikan berkas ke BKD dan PSDM Kaur. Dengan masuknya berkas tersebut, maka BKD dan PSDM Kaur ada waktu satu bulan lebih untuk melakukan entri data dan juga verifikasi.

Nanti setelah dinyatakan lengkap berkas akan disampaikan ke BKN Palembang untuk pembuatan NIP (Nomor Induk Pegawai) yang diperkirakan akhir bulan Februari 2019. Setelah mendapatkan NIP, 234 CPNS akan segera dilantik untuk menjalani uji coba sebagai CPNS selama – lamanya dua tahun dan secepat-cepatnya satu tahun.

“Berkas sudah masuk semua dan sudah kita data dan akan segera kita entri secara online ke BKN Palembang secara bertahap. Sambil kita terus melakukan verifikasi terhadap syarat yang telah disampaikan CPNS ke BKD dan PSDM saat ini,” ungkap Kabid Mutasi BKD dan PSDM Kaur Yusi Afriyanti kepada RB.

Lebih lanjut Yusi, mengingatkan CPNS yang telah menyampaikan berkas untuk siap melengkapi berkas jika nantinya ada yang masih kurang. Dan siap menjalankan tugas selama 10 tahun di Kaur setelah diangkat menjadi CPNS dan PNS nantinya. Untuk diketahui jumlah CPNS yang diterima dari 250 kuota tahun 2018 hanya 234 orang. Yang terdiri dari 148 formasi guru, 61 formasi tenaga kesehatan, dan 25 formasi tenaga teknis. (cik)

Berita Lainnya

Kelelahan Jemaah Haji Asal Kaur Meninggal di Padang

KOTA BINTUHAN – Siang ini,  Sabtu (24/8) jemaah haji asal Kabupaten Kaur tiba di Kaur. ...

error: Content is protected !!